RADAR BOGOR – Upaya meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan terus dilakukan Yayasan An Najwa Sukabumi. Salah satunya melalui kegiatan studi banding ke Yayasan Perguruan Birrul Waalidain Bogor Rabu 7 Oktober 2026.
Sekitar 45 guru dan tenaga kependidikan dari jenjang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs) ikut dalam rombongan ke Birrul Waalidain.
Dalam kunjungan itu, para peserta tidak sekadar melihat aktivitas pendidikan di Birrul Waalidain.
Mereka juga menggali berbagai pengalaman terkait manajemen sekolah, pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM), serta sejumlah program unggulan yang telah diterapkan yayasan tersebut.
Rencana Studi Banding Disiapkan Sejak Tujuh Tahun Lalu
Ketua Yayasan An Najwa, Ujang Badrusalam, mengatakan kunjungan ke Birrul Waalidain sebenarnya telah masuk dalam rencana yayasan sejak beberapa tahun lalu.
Menurutnya, keinginan untuk melakukan studi banding bahkan telah dipersiapkan sejak sekitar tujuh tahun sebelumnya. Namun, kegiatan tersebut baru dapat direalisasikan pada tahun ini.
Baca Juga: Liburan ke Puncak Bogor Yuk, Ada Domba Lucu di De Valais Garden
“Kami sebenarnya sudah lama berniat melakukan studi banding ke Yayasan Birrul Waalidain ini. Bahkan sudah disiapkan sejak tujuh tahun yang lalu,” kata Ujang.
Ujang menilai Birrul Waalidain memiliki pengalaman pengelolaan lembaga pendidikan yang cukup panjang.
Hal itu menjadi salah satu alasan An Najwa memilih yayasan tersebut sebagai tempat belajar.
Ia menjelaskan, Yayasan An Najwa saat ini telah berjalan sekitar 16 tahun. Sementara Birrul Waalidain diperkirakan telah berdiri sekitar 25 tahun.
“Kami masih remaja. Kalau Birrul Waalidain ini mungkin sudah sekitar 25 tahun dan sudah memasuki masa dewasa,” ujarnya.
Guru An Najwa Gali Program hingga Detail
Ujang menegaskan, studi banding tersebut tidak hanya bertujuan melihat program yang sudah berjalan di Birrul Waalidain.
Para guru dan tenaga kependidikan An Najwa juga diarahkan untuk mempelajari berbagai program secara lebih mendalam.
Pengetahuan yang diperoleh nantinya diharapkan dapat diadaptasi dan dikembangkan sesuai kebutuhan Yayasan An Najwa.
“Para dewan guru kami ingin mengetahui sedetail mungkin program-program yang ada di lembaga ini. Sehingga kami bisa mengambil hikmah dari pertemuan ini untuk meningkatkan kualitas kami dan lembaga kami di Yayasan An Najwa,” jelasnya.
Selain persoalan manajemen sekolah dan peningkatan kompetensi SDM, terdapat hal lain yang menarik perhatian Ujang selama mengenal Birrul Waalidain, yakni budaya kebersihan yang diterapkan di lingkungan sekolah.
Baca Juga: Bansos PKH Rp3 Juta Cair di KKS Ini, Cek Progres Status SIKS-NG Tahap 4
Ujang mengaku telah dua kali datang ke sekolah tersebut secara pribadi, tanpa membawa rombongan guru. Kunjungan itu dilakukan untuk melihat langsung kondisi lingkungan sekolah.
Dari pengamatannya, ia menilai budaya bersih di Birrul Waalidain telah menjadi bagian dari kebiasaan warga sekolah.
Menurut Ujang, kondisi lingkungan tetap terjaga dengan baik bukan hanya ketika sekolah sedang menerima tamu atau menghadapi penilaian.
“Ternyata memang kultur bersih sudah terbangun di sini. Tidak ada tamu atau ada tamu, semuanya tidak berubah,” ujarnya.
Birrul Waalidain Terbuka untuk Kolaborasi
Kepala Yayasan Perguruan Birrul Waalidain Bogor, Ustadz Memed Jalaludin, menyambut baik kedatangan rombongan Yayasan An Najwa Sukabumi.
Ia menyampaikan bahwa Birrul Waalidain terbuka untuk membangun komunikasi dan hubungan dengan lembaga pendidikan lain, termasuk melalui kegiatan berbagi pengalaman.
Menurut Memed, pertemuan antara kedua yayasan dapat menjadi kesempatan untuk saling bertukar pengetahuan mengenai pengelolaan pendidikan.
Ia berharap pengalaman dari masing-masing lembaga dapat menjadi bahan pembelajaran yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
“Mudah-mudahan pertemuan hari ini bisa menjadi awal untuk pertemuan-pertemuan selanjutnya, untuk melakukan kerja sama demi kemajuan pendidikan dan membantu serta mencerdaskan anak-anak kita semua,” kata Memed.
Guru Bisa Berdiskusi Langsung
Memed juga memberikan kesempatan kepada para guru An Najwa untuk berkomunikasi langsung dengan kepala sekolah maupun guru di lingkungan Birrul Waalidain.
Baca Juga: Honda Prelude 2026 Laris Manis, Ini Kelebihan dan Kekurangannya Setelah 4 Bulan Dipakai
Menurutnya, komunikasi tersebut dapat dilanjutkan setelah kegiatan utama selesai sehingga pembahasan dapat lebih spesifik sesuai kebutuhan setiap jenjang pendidikan.
Di lingkungan Birrul Waalidain sendiri terdapat kepala sekolah dari beberapa jenjang pendidikan.
Mereka dapat menjadi mitra diskusi bagi para guru An Najwa yang ingin menggali lebih jauh pengalaman dalam mengelola sekolah.
“Kemudian pertemanan dan persahabatan ini berlanjut. Mudah-mudahan ada semua itu, mudah-mudahan bisa melakukan kerja sama demi kemajuan pendidikan,” ujarnya.
Memed turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan rombongan Yayasan An Najwa Sukabumi.
Ia berharap hubungan yang terbangun melalui studi banding tersebut tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat dilanjutkan melalui komunikasi, silaturahmi, dan peluang kerja sama lainnya di bidang pendidikan. (uma)
Editor : Yosep Awaludin