Tazkia University dan SMX School of Maker MoU Penyelenggaraan Inclusive Entrepreneurship Program

Eka Rahmawati • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 19:19 WIB
Tazkia University dan SMX School of Maker menjalin kerja sama penyelenggaraan Inclusive Entrepreneurship Program (IEP). (Dok. Takzia)
Tazkia University dan SMX School of Maker menjalin kerja sama penyelenggaraan Inclusive Entrepreneurship Program (IEP). (Dok. Takzia)

RADAR BOGOR - Tazkia University dan SMX School of Maker resmi menjalin kerja sama strategis dalam penyelenggaraan Inclusive Entrepreneurship Program (IEP), program pendidikan tinggi yang dirancang untuk membuka akses dan mengembangkan potensi kewirausahaan secara inklusif bagi mahasiswa dengan disabilitas intelektual.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Selasa, 6 Oktober 2026. Tazkia University diwakili oleh Prof. Dr. Muhammad Syafi’i Antonio, Rektor Tazkia University, sementara SMX School of Maker diwakili oleh Agus Gusnul Yakin, Direktur SMX School of Maker.

Baca Juga: Tiba di Bangkok, Pemain Persib Lakukan Ini Jelang Lawan Port FC

Melalui IEP, kedua institusi akan bekerja sama dalam menyelenggarakan Program S1 Manajemen Bisnis Syariah dengan model pembelajaran yang mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pengalaman nyata dalam membangun dan mengembangkan usaha.

"Sebanyak 70 persen proses pembelajaran dilaksanakan melalui project-based learning di SMX School of Maker, sementara 30 persen pembelajaran akademik dilaksanakan di Tazkia University," demikian keterangan tertulis yang diterima Radar Bogor. 

Model ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan aplikatif. Mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep manajemen dan bisnis secara akademik, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan, menghasilkan produk, membangun usaha, dan menciptakan nilai melalui proyek nyata.

IEP membawa semangat Inclusive Entrepreneurship, yaitu pendekatan kewirausahaan yang memberikan kesempatan yang setara kepada kelompok yang selama ini menghadapi berbagai hambatan untuk membangun kemandirian melalui jalur kewirausahaan.

Dalam implementasinya, program ini secara khusus memberikan perhatian kepada individu dengan disabilitas intelektual, dengan pendekatan pembelajaran yang menyesuaikan potensi, kebutuhan, dan karakteristik masing-masing mahasiswa.

Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal bagi Tazkia University dan SMX School of Maker untuk bersama-sama membangun ekosistem pendidikan kewirausahaan yang lebih inklusif yang mana setiap individu, dengan segala perbedaan dan potensinya, memiliki kesempatan untuk belajar, berkarya, dan membangun masa depan melalui kewirausahaan.

Editor : Eka Rahmawati
SMX School tazkia