RADAR BOGOR - Pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk triwulan periode Juli, Agustus, dan September merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu oleh para pendidik.
Namun, apabila dana TPG belum juga masuk ke rekening hingga saat ini, Bapak dan Ibu Guru tidak perlu terburu-buru panik.
Dikutip dari YouTube Ni Chanel, terdapat 4 faktor utama yang menjadi penyebab kendala pencairan TPG tersebut.
Baca Juga: Cek Bansos PKH BPNT Tahap 4, Perhatikan Desil dan Kewajiban Penerima
1. Proses Validasi Data Belum Selesai
Salah satu kendala paling sering terjadi adalah adanya ketidaksesuaian data personal.
Pastikan data PTK, NIK, serta data Sertifikat Pendidik (Serdik) sudah benar dan terverifikasi dengan tepat di dalam sistem agar proses validasi dapat berjalan lancar.
Baca Juga: Salah Pilih Busi Motor Bisa Bikin Tenaga Ngempos, Warga Bogor Wajib Tahu
2. Masalah Pada Data Dapodik
Sistem mewajibkan pemenuhan beban kerja minimal 24 jam tatap muka per minggu.
Jika jam mengajar belum mencukupi atau tugas tambahan yang diampu belum terdeteksi/terinput secara benar di Dapodik, maka status validasi TPG Anda bisa tertahan.
3. SKTP (Surat Keputusan Tunjangan Profesi) Belum Terbit
Penerbitan SKTP membutuhkan pemenuhan 11 komponen validasi di sistem Info GTK.
Apabila masih ada salah satu komponen yang belum berstatus "hijau" (valid), maka SKTP belum bisa diterbitkan oleh kementerian.
Baca Juga: Mesin Motor Cepat Panas? Saringan Oli Kotor Bisa Jadi Penyebabnya
4. Masih dalam Antrean/Proses Administrasi Pencairan
Jika seluruh data di Dapodik sudah valid dan SKTP telah diterbitkan, Anda tinggal menunggu proses transfers.
Perlu diingat bahwa proses pembayaran dari kas negara ke rekening bank masing-masing guru dilakukan secara bertahap, sehingga membutuhkan waktu penyaluran.
Langkah Solusi bagi Guru
Baca Juga: Potret SDN Babakan Cangkudu, Sekolah di Pelosok Cariu Bogor: Genteng Berjatuhan hingga Pintu Rusak
Silakan lakukan pengecekan status secara berkala melalui laman Info GTK.
Jika menemukan data yang belum valid atau berwarna merah, segera koordinasikan dengan Operator Sekolah untuk melakukan perbaikan data pada sistem Dapodik serta sinkronisasi ulang.***
Editor : Robecca Sesaria