Jangan Sampai Salah Persiapan, Ini Ketentuan Tes Kesehatan SPCP IPDN 2026

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Ilustrasi peserta tes SPCP IPDN 2026 (Instagram @humasipdn.id)

Ilustrasi peserta tes SPCP IPDN 2026 (Instagram @humasipdn.id)

RADAR BOGOR - Peserta Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) perlu mempersiapkan sejumlah persyaratan sebelum mengikuti Tes Kesehatan Tahap I. Persiapan meliputi ketentuan pakaian, dokumen, aturan puasa, jenis pemeriksaan, hingga sistem penilaian kelulusan.

Berikut rangkuman panduan Tes Kesehatan Tahap I SPCP IPDN yang perlu diperhatikan peserta yang dilansir dari akun Instagram @humasipdn.id.

Baca Juga: UIKA Dukung Program Bogor Bersih 2026, Buka Peluang Kolaborasi Terkait Lingkungan

Ketentuan Pakaian Tes Kesehatan IPDN

Peserta wajib mengenakan pakaian sesuai ketentuan berikut:

Persiapan Sebelum Pemeriksaan

Sebelum mengikuti tes, peserta harus memperhatikan beberapa ketentuan berikut.

Puasa minimal 10 jam. Peserta wajib berpuasa sekurang-kurangnya 10 jam sebelum pemeriksaan dan hanya diperbolehkan minum air putih selama periode tersebut.

Baca Juga: Bansos PKH BPNT Cair Dobel Oktober 2026, Cek Rincian Saldo KKS Terbaru

Ketentuan rambut. Peserta pria mengikuti aturan ukuran rambut 321 sesuai panduan, sedangkan peserta wanita harus mengikat rambut dengan rapi.

Datang lebih awal. Peserta wajib hadir 60 menit sebelum jadwal pemeriksaan dimulai.

Barang yang Wajib Dibawa

Peserta perlu menyiapkan dokumen dan perlengkapan berikut:

  1. Surat Pernyataan Kesediaan Mengikuti Tes Kesehatan Tahap I, ditandatangani peserta di atas meterai Rp10.000 dan diketahui orang tua atau wali sesuai ketentuan.
  2. Kaos putih polos.
  3. Celana pendek gelap atau celana training panjang gelap bagi peserta wanita.
  4. Dua lembar meterai.
  5. Sandal jepit.
  6. Kartu peserta.
  7. KTP, KK, atau KIA.
  8. Alat tulis.

Baca Juga: Kualitas Udara Bogor Memburuk di Tengah Sebaran Asap Karhutla

Surat pernyataan dapat diunduh melalui situs resmi https://spcp.ipdn.ac.id. Peserta sebaiknya memeriksa kembali kelengkapan dokumen sebelum berangkat.

Jenis Pemeriksaan Kesehatan Tahap I

Pemeriksaan dibagi menjadi pemeriksaan fisik dan umum serta pemeriksaan laboratorium dan penunjang.

1. Pemeriksaan Fisik dan Umum

Pemeriksaan meliputi anamnesis atau pengumpulan riwayat kesehatan, serta pemeriksaan:

Baca Juga: Cegah Penipuan Digital dengan Metode 3A, Pelajar Bogor Diedukasi

2. Pemeriksaan Laboratorium dan Penunjang

Pemeriksaan laboratorium meliputi sembilan komponen, yaitu urine rutin, darah lengkap, SGOT, SGPT, ureum, kreatinin, kolesterol total, glukosa puasa, dan asam urat.

Peserta juga menjalani pemeriksaan jantung menggunakan elektrokardiogram (EKG). Karena terdapat pemeriksaan glukosa puasa, ketentuan puasa minimal 10 jam perlu dipatuhi.

Bobot Penilaian Kelulusan SPCP IPDN

Penilaian kelulusan dihitung berdasarkan akumulasi nilai berbobot dari tiga komponen berikut:

Baca Juga: Beasiswa Garuda Siap Dibuka, Cek 3 Ketentuan Utamanya

Rumus perhitungan nilai akhir:

(NSKD / 550 × 20) + (NTKBI / 677 × 50) + (NkesI / 80 × 30)

Keterangan:

Setiap nilai dibagi dengan nilai maksimal komponen masing-masing, kemudian dikalikan bobotnya. Hasil ketiganya dijumlahkan untuk memperoleh nilai akhir.

Baca Juga: KKS Baru Terbitan 2026 Terima Bansos hingga Rp1,95 Juta, Ini Rinciannya

Ketentuan Jumlah Peserta Lulus

Jumlah peserta yang dinyatakan lulus mengikuti ketentuan berdasarkan kelompok penerimaan:

Peserta perlu memperhatikan seluruh persyaratan pemeriksaan dan memahami sistem penilaian yang berlaku. Untuk memastikan jadwal maupun ketentuan terbaru, periksa pengumuman resmi SPCP IPDN melalui https://spcp.ipdn.ac.id.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : instagram @humasipdn.id
tes kesehatan tahap I spcp 2026 ipdn