Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kota Bogor Dirasa Kekurangan Sekolah, Dokter Rayendra Janjikan Ini Jika Terpilih di Pilkada Mendatang

Reka Faturachman • Senin, 29 April 2024 | 18:19 WIB
Bakal calon Wali Kota Bogor Dokter Rayendra saat podcast di kantor Graha Pena Radar Bogor.
Bakal calon Wali Kota Bogor Dokter Rayendra saat podcast di kantor Graha Pena Radar Bogor.

RADAR BOGOR - Ketimpangan antara kebutuhan dengan ketersediaan sekolah negeri, masih menjadi persoalan yang belum dapat terselesaikan di Kota Bogor. Kondisi ini akhirnya berdampak pada banyaknya anak yang kesulitan mendapatkan akses sekolah gratis.

Bakal Calon Wali Kota Bogor Raendi Rayendra memandang, situasi ini berpotensi selalu menimbulkan masalah.

Terlebih pada warga Kota Bogor, yang justru kerap terabaikan bahkan tersingkir akibat tingginya jumlah peserta didik dari kabupaten.

Oleh karena itu, pria yang akrab disapa Dokter Rayendra ini memandang bahwa kondisi ini perlu disiasati dengan atauran-aturan yang adil dan tidak merugikan pihak manapun.

Solusi pertama yang ditawarkannya, yakni penguatan pengawasan pada sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Dokter Rayendra akan mendorong pemerintah daerah lebih berperan dalam konsistensi pengawasan dan penegakan aturan pada saat terjadi pelanggaran.

"Konsistensi inilah yang akan menjadi pagar bagi orangtua dan sekolah dalam mengikuti aturan yang ada," ucapnya.

Solusi kedua, dengan upaya koordinasi Pemerintah Daerah Kota Bogor dengan Kabupaten Bogor. Hal ini diharapkan menghasilkan data dan solusi komprehensif terkait dengan penerimaan siswa baru.

Ia mengatakan, data asal daerah dari siswa kabupaten jika teridentifikasi trennya akan membantu menemukan solusinya. Koordinasi ini diharapkan biss mendorong terbangunnys sekolah-sekolah baru di kawasan perbatasan antara Kabupaten dan Kota Bogor

Saat terpilih menjadi Wali Kota, Dokter Rayendra akan mendirikan SMA atau SMK baru untuk mengatasi persoalan ketidakcukupan daya tampung sekolah menengah di Kota Bogor.

"Angka kesertaan belajar warga kota secara rata-rata setara dengan kelas 1 SMA. Ini menjadi salah satu indikator daya tampung sekolah terutama pada jenjang SMA/SMK masih kurang. Selaras dengan visi Kota Bogor sebagai kota kreatif, maka menjadi penting untuk menambah jumlah SMK Negeri yang berorientasi pada penciptaan para pelaku industri kreatif," ujarnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#dinas pendidikan #kota bogor #wali kota #dokter Rayendra