RADAR BOGOR - Masalah kasus stunting yang masih tinggi di Kota Bogor, menjadi perhatian serius bakal calon Wali Kota Bogor Sendi Fardiansyah.
"Saya lihat bahwa angka stunting Kota Bogor saat ini cukup tinggi, sekitar 18 persen, dan penurunan dari tahun ke tahun kurang signifikan.,” ungkap Sendi pada Selasa (11/6) pagi.
Masalah tersebut disampaikan Sendi Fardiansyah saat mendampingi kunjungan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo di Posyandu Wijaya Kusuma, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Seorang petugas kesehatan Posyandu bernama Nanda mengatakan bahwa anak-anak Kota Bogor masih menghadapi masalah stunting, terutama mereka yang kekurangan gizi dan malnutrisi.
"Saat ini, data pasien kami terdiri dari 105 bayi dan balita, lima ibu hamil, dan sekitar enam anak yang menderita malnutrisi dan kekurangan gizi," ucapnya.
Menurut Sendi Fardiansyah, sebagai bagian dari program kesehatan nasional Presiden Joko Widodo, angka stunting harus ditekan.
Untuk menekan angka tersebut, peran masyarakat dan pemerintah juga sangat penting.
"Semua pihak harus bekerja sama untuk memastikan angka stunting ini turun menjadi 14 persen sesuai dengan arahan pemerintah pusat. Masalah ini tentunya akan jadi salah satu fokus penyelesaian saya ke depan, apabila nanti dikehendaki masyarakat Kota Bogor,” pungkasnya. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim