Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Versi Survei Poldata Indonesia Konsultan: Sendi Fardiansyah Potensial Salip Elektabilitas Dedi A Rachim di Pilwakot Bogor

Lucky Lukman Nul Hakim • Kamis, 27 Juni 2024 | 23:09 WIB
Direktur Eksekutif Poldata Indonesia Konsultan, Fajar Arif Budiman
Direktur Eksekutif Poldata Indonesia Konsultan, Fajar Arif Budiman

RADAR BOGOR - Pilkada Kota Bogor semakin dekat, para bakal calon wali kota semakin gencar melakukan sosialisasi untuk mendapatkan dukungan masyarakat.

Selain para politisi hingga petahana yang sudah terkenal di Kota Bogor, beberapa nama baru juga muncul dalam kontestasi politik lima tahunan ini.

Hasil survei politik Poldata Indonesia Konsultan diumumkan oleh Fajar Arif Budiman pada Rabu (26/6), yang menunjukkan bahwa setidaknya 3 nama menduduki peringkat elektabilitas Dedie A Rachim, Sendi Fardiansyah, dan Raendi Rayendra.

“Sejumlah calon diantaranya Dedie A Rachim, Sendi Fardiansyah, dan Raendi Rayendra sudah dikenal, disukai, dan dipilih. Sendi Fardiansyah memiliki peluang yang sangat besar untuk menyalip elektabilitas Dedie Rachim,” ungkapnya.

Survei terbaru yang dilakukan oleh lembaga anggota Persepi tersebut, dilakukan di Kota Bogor dari tanggal 1 hingga 10 Juni 2024, melibatkan 400 orang melalui wawancara tatap muka.

Menggunakan metode multistage random sampling dengan margin error 4,9 persen.

Dengan mempertimbangkan hasil survei lain yang dilakukan dalam konteks dan konteks serupa, Fajar menyatakan bahwa ada tren positif dalam peningkatan elektabilitas Sendi Fardiansyah.

“Dari elektabilitas yang ditunjukkan oleh berbagai hasil survei, kemungkinan Sendi untuk menyalip Dedie A Rachim cukup jelas,“ ungkap Fajar.

Fajar menyatakan bahwa survei LSI Denny JA yang dilakukan sekitar tiga bulan lalu atau April 2024, saat itu, Sendi masih tertinggal kurang lebih 6 persen.

Pada bulan berikutnya, lembaga survei lain melaporkan bahwa posisi Sendi meningkat menjadi 12 persen.

Sebaliknya, Fajar menyatakan bahwa Dedie A Rachim masih memimpin saat itu dengan elektabilitas di atas 40 persen.

Hasil survei Poldata Indonesia pada awal Juni 2024 menunjukkan tren yang sebaliknya.

Dengan kata lain, Sendi naik, dan Dedie Rachim turun.

“Dedie A Rachim trend-nya cenderung menurun tergerus para calon lain, sementara tren konsisten Sendi Fardiansyah naik dalam beberapa bulan terakhir. Sendi saat ini sudah naik lagi ke posisi 21,9 persen dan Dedie A Rachim turun ke angka 34,9 persen. Apabila berdasar pada data tersebut, Dedie A Rachim tidak dalam posisi aman untuk menang sebab dipepet Sendi dengan jarak elektabilitas sekitar 10 persen,” tuturnya.

Terkait dengan kandidat lain, Fajar menilai masih dalam kategori stagnan.

Salah satunya, Raendri Rayendra dengan 8,28 persen. Di bawahnya ada Rusli Prihatevy 4,1 persen, Achmad Ru'yat 2,4 persen, Restu Kusuma 1,21 persen.

Sisanya, publik yang mengaku tidak tahu dan tidak jawab sekitar 27 persen.

“Berdasar pengalaman kami survei, jarak elektabilitas seperti itu sangat rawan. Terlebih, untuk kandidat petahana seperti Dedie A Rachim. Yang aman, biasanya harus punya jarak di atas 20 persen. Meskipun, jarang seperti itu bukan juga jaminan tidak bisa disusul,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, posisi Dedie A Rachim saat ini masuk dalam kategori lampu kuning.

Dia harus waspada, karena dari pengalaman selama ini, calon yang punya tren turun, biasanya akan terus turun.

Sebaliknya, calon yang punya kategori tren naik, biasanya akan terus naik selama bisa mengelola kerja-kerja politik dengan efektif.

Fajar menambahkan terdapat beberapa temuan terkait isu-isu krusial atau masalah pokok masyarakat dan mewanti-wanti kepada seluruh kandidat terkait dengan mulai munculnya aneka isu negatif para calon.

“Ini harus diwaspadai karena sangat potensial merontokkan kepercayaan masyarakat jika terus masif sehingga dipercaya mayoritas publik. Intinya, seluruh kandidat tak boleh lengah,” pungkas dia. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#kota bogor #dedie a rachim #Poldata Indonesia Konsultan #Sendi Fardiansyah