RADAR BOGOR - Keinginan Sendi Fardiansyah, Sekretaris Pribadi Ibu Negara Iriana Jokowi menjadi bagian dari tim kepresidenan telah dipupuk sejak kecil.
Sendi Fardiansyah mengaku dulu saat pulang sekolah dan lewat di depan Istana Bogor dirinya sering membayangkan masuk ke dalam. Kini ia tak hanya masuk namun juga menjadi bagian dari tim kepresidenan.
Itu dikenang Sendi Fardiansyah saat menjadi narasumber di Siniar Radar Bogor beberapa waktu lalu. Sendi mengatakan sangat senang sebab keinginan sedari kecilnya akhirnya bisa terwujud.
"Saya asli Bogor, lahir dan sekolahnya SD Empang 1, SMPN 2 Bogor, SMAN 6 Bogor. Jadi saya orang Kampung Bojong Neros Paledang," sebutnya.
Bakal Calon Walikota Bogor ini bercerita menjadi sespri Ibu Negara sesuatu yang sulit dibayangkan dirinya dan orang tuanya dulu. Sebab ayahnya hanya berjualan sayur dan mainan saat dirinya kecil.
"Saat SMP saya jalan kaki ke sekolah dan melewati istana. Di situ sering menatap dari jauh kebayang kapan yah bisa masuk ke istana dan ternyata sekarang Alhamdulillah bisa setiap hari di istana," bebernya.
Ia menjelaskan hal ini bisa diwujudkan karena dirinya punya mimpi dan cita-cita. Kedua itu pun ia perjuangkan agar bisa terwujud.
"Siswa dari SD Empang itu hanya 2 yang bisa masuk di SMPN 2, saya salah satunya karena punya nilai yang bagus," ujar Ketua Umum Kawani ini.
Kerja kerasnya pun terus berlanjut bahkan saat teman sebayanya memutuskan untuk masuk ke STM agar bisa berbuat nakal, ia berbeda. Sendi memilih masuk SMAN 6 agar bisa bisa melanjutkan pendidikan ke kampus negeri.
"Saya sampaikan ke orang tua mau masuk kampus negeri. Orang tua tanya uang dari mana, saya bilang nanti ada jalannya. Awalnya daftar di UI dan UNPAD akhirnya pilih ke sekolah kedinasan karena gratis dan jalannya akhirnya di situ," jelasnya.
Setelah masuk ke Sekolah Tinggi Sandi Negara (STIN) jurusan Manajemen Persandian, dia kemudian lulus pada 2011. Sendi lalu menjalani ikatan dinasnya sampai akhirnya setelah Jokowi terpilih Ia diminta untuk menjadi sespri Ibu Negara Iriana Jokowi.
Bertugas sejak 2014-sekarang dia telah mengikuti berbagai agenda kenegaraan presiden di luar maupun di dalam negeri.
Setelah hampir 10 tahun bertugas, Sendi Fardiansyah akhirnya memutuskan untuk maju sebagai calon walikota Bogor.
"Ini awalnya setelah covid-19 sekitar 2020, diskusi dengan teman-teman akhirnya mendorong saya untuk maju. Setelah berpikir 2 tahunan dan minta restu keluarga saya pun maju untuk jadi bakal calon walikota," katanya. (rp1)
Editor : Yosep Awaludin