RADAR BOGOR - Lembaga Survei Visi Nusantara (LS Vinus) kembali merilis hasil survei Calon Bupati (Cabup) Bogor, untuk Pilkada mendatang.
Pada survei LS Vinus untuk Pilkada Bogor itu, bacabup Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi atau Jaro Ade menjadi dua tertinggi.
Pada survei LSI Vinus, Jaro Ade meraih suara sebesar 41,56 persen, diikuti posisi kedua Rudy Susmanto 18,25 persen, diurutan ketiga Elly Yasin meraih 9,38 persen.
Sementara posisi keempat Agus Salim 6,13 persen, kelima ada Iwan Setiawan meraih 5,50 persen, keenam Sulhajji Jompa 3,69 persen, ketujuh Rieke Iskandar 2,31 persen dan kedelapan ada Ade Wardhana 0,69 persen.
"Kalau saya lihat Ade Ruhandi memang secara persiapannya cukup panjang, lima tahun, karena pasca pilkada 2018, pileg 2019 dia tidak bergeming untuk nyalon pileg," kata Founder LS Vinus Yusfitriadi kepada wartawan, Kamis (1/8).
Menurut Yus, elektabilitas Rudy Susmanto ada kenaikan, karena pihaknya melihat sosok tersebut sudah mempersiapkan pilkada kali ini secara matang.
"Dan 5 tahun itu betul-betul produktif, artinya turun ke lapangannya itu produktif, di tambah setahun menjelang pilkada saya melihat dia (Rudy Susmanto) semakin turun ke lapangan," pungkasnya.
Di tambah juga sekarang selain Rudy, menurut Yusfitriadi, Jaro Ade juga citra dirinya yang banyak.
Bahkan Jaro ade itu cukup aktif di momentum pileg dengan taruhannya putra mahkota dan cukup aktif memenangkan putra mahkota (Ravindra).
"Sehingga wajar kemudian udah persiapannya panjang, produktif turun ke daerah," tegasnya.
Namun ketika ditanyai salah satu dari tiga sosok penting di Kabupaten Bogor yakni Ade Jaro, Rudy Susmanto dan Elly Yasin, dirinya melihat Rudy sangat menentukan wakilnya.
"Jadi saya kalau melihat ini, bagi rudy wakil sangat menentukan, karena elektabilitasnya saling melengkapi," kata Yus.
Tapi bagi Jaro Ade, karena elektabilitasnya kuat bisa mungkin, yang penting jangan punya kasus, sehingga elektabilitas yang sudah dilakukan jaro ade hari ini tetap tidak berubah.
"Walaupun saya ga tau, tetap tidak akan menyaingi presentasi Jaro Ade dan saya melihat beberapa pihak menawarkan wakilnya, tapi kembali lagi keputusan pusat," tuturnya.
Selain itu, adanya pengaruh partai PPP dengan pusat terhadap Rudy, kata Yus pasti ada tapi akan ada dua pihak yakni suka dan tidak suka.
"Pengaruh pasti ada tapi kan ketika kemudian nyatu konstituennya mau gimana, karena ada yang suka ada yang tidak suka," pungkasnya.
Yus pun melihat ketika Rudy di pasangkan dengan Elly belum tentu mendapatkan kemenangan karena ada faktor lain disetiap internal partai masing-masing.
"Ya belum tentu, faktornya belum tentu konstituennya karena iwan akan setengah mati mengalahkan itu," katanya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga