RADAR BOGOR - Menjelang Pilkada 2024, BEM se-Bogor meminta kepada para calon pemimpin yang baru memprioritaskan masalah pendidikan dalam periode kepemimpinannya nanti.
Koordinator Bem se-Bogor Achmad Sobari menyebut, pendidikan merupakan tonggak utama untuk kemajuan sebuah bangsa.
“Sebab 10 atau 20 tahun yang akan datang kitalah penerus estafet kepemimpinan, dan untuk memimpin perlu modal yang kuat, terutama masalah intelektual,” tutur Koordinator BEM se-Bogor pada Radar Bogor.
Ia menegaskan bahwa, masih banyak lembaga lembaga pendidikan terkhusus di wilayah Bogor yang minim akan fasilitas pendidikan.
Padahal menurutnya, fasilitas yang memadai menjadi salah satu indikator dari keberhasilan sebuah sistem pendidikan.
“Masih banyak sekolah-sekolah di Bogor yang fasilitasnya kurang memadai, atap bocor, belum ada fasilitas internet, apalagi di wilayah pedalaman,” ujarnya Rabu (14/8/2024).
Bahkan, Achmad Sobari mengingatkan bahwa jangan sampai anggaran yang memang seharusnya digunakan untuk keberlangsungan sisitem pendidikan diciderai dengan praktik korupsi oleh para pemangku kepentingan.
Sehingga, ia mewakili BEM se-Bogor meminta kepada para calon kepala daerah untuk bersikap tegas terhadap oknum-oknum yang mempergunakan anggaran pendidikan demi kepentingan pribadi.
Tidak hanya itu, pria yang akrab disapa Oben itu juga menyebut bahwa masih banyak anak anak di wilayah Bogor belum merasakan bangku pendidikan karena terhambat masalah ekonomi.
“Tolonglah kepada para calon pemimpin nih, sebelum memimpin, sering-sering turun ke masyarakat, masih banyak anak-anak di Bogor memilih untuk berhenti sekolah karena keterbatasan ekonomi,” tegasnya.
Sehingga tidak heran, kata Achmad Sobari, angka pengangguran di Indonesia itu terus bertambah.
Ia menyebut salah satu penyebabnya karena banyak anak-anak yang tidak mendapatkan kualitas pendidikan yang baik.
“Tidak perlu repot repot untuk buat bangunan bangunan megah, kita cuma minta tolong prioritaskan anggaran APBD untuk sistem pendidikan,” tungkasnya. (cr1)
Editor : Yosep Awaludin