RADAR BOGOR, Bakal Calon Wakil Wali Kota Bogor dari Partai Gerindra, Jenal Mutaqin mengaku telah menyiapkan sejumlah ide yang akan dilakukannya nanti.
Walau berstatus sebagai Wakil dari Dedie A Rachim, namun dirinya memastikan akan turut berkontribusi kepada masyarakat Kota Bogor.
"Saya sudah punya sejumlah ide saat memutuskan maju dan memperkenalkan diri ke masyarakat sebagai calon wali kota. Saat dipilih menjadi calon wakil walikota maka ide itu akan tetap saya masukkan ke visi misi," katanya dalam Siniar Radar Bogor, Jumat (16/8/2024).
Salah satunya yaitu menjadikan Kota Bogor sebagai kota jasa wisata yang berbudaya dan berkarakter.
Menurutnya, dengan perkembangan pesat dialami Kota Bogor, identitas yang sudah ada tidak boleh hilang.
"Identitas Bogor sebagai kota pusaka Sunda karena bekas Kerajaan Pajajaran, tetap kita angkat itu sebagai salah satu nilai destinasi," sebutnya.
Dia ingin mengembangkan Kota Bogor agar bisa diingat sebagai kota yang memiliki budaya sunda.
Jadi selain berkembangnya pelayanan, investasi, niaga, dan sebagainya, adat Sunda tetap kental dan menjadi ciri khas kota Bogor.
"Saya ingin seperti Bali yang tetap menampilkan karakter budaya Bali. Padahal pengunjungnya bukan lagi wisatawan lokal namun asing," ungkapnya.
Bercermin dari Bali tersebut, Jenal, tidak ingin budaya Sunda tergerus dengan adanya wisatawan. Namun ingin budaya Sunda menjadi ciri khas yang melekat di Kota Bogor.
"Itu salah satunya cita-cita yang ingin saya lakukan saat jadi wali kota. Saat ini dipilih sebagai calon wakil walikota maka akan tetap saya ajukan nantinya," bebernya.
Selain memiliki ide sendiri dalam membangun kota Bogor, Jenal menjelaskan dirinya juga akan ikut mengawal program nasional.
Program Presiden RI Terpilih Prabowo Subianto yaitu pengentasan stunting lewat program makan gratis.
"Saat ini zero stunting harus terus disuarakan agar tidak hanya sebatas seremonial namun juga benar-benar dilakukan. Hal itu akan terus dikawal agar program pemerintah pusat makan gratis bisa membantu Kota Bogor zero stunting," ungkapnya.(rp1)
Editor : Alpin.