RADAR BOGOR - Pujian diungkapkan salah satu ulama yang juga Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) KH Muhyiddin Junaidi kepada calon wali kota Bogor, Dokter Raendi Rayendra.
KH Muhyiddin Junaidi mengungkapkan, dokter Rayendra adalah sosok yang penuh Kejujuran, kerja keras dan keikhlasan.
Selanjutnya, kata dia, ada prioritas blue print yakni dokter Rayendra ingin memberikan pelayanan terbaik untuk warga kota Bogor khususnya sektor kesehatan sebab sangat penting untuk mendukung umat Islam meraih kekhusyuan beribadah.
Lebih lanjut ia mengatakan, Kota Bogor butuh pemimpin berani untuk menerapkan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada semua lapisan masyarakat.
Menurut dia, sebagai feedeer city untuk Jakarta mantan ibu kota indonesia, maka dibutuhkan kreatifitas tinggi dalam rangka memberikan pelayanan terbaik dengan menciptakan lapangan kerja bagi warga Bogor.
Ia menambahkan, karena warga Bogor 94 persen muslim maka event kebudayaan harus mencerminkan keislaman.
"Semoga ke depan dengan niat ikhlas berkhidmat, bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat, niat dokter Rayendra akan dipermudah oleh allah SWT. Insya allah kita mendukung sepenuhnya. Dukungan itu tidak ada iming iming materi, keutamaan visi dan misi," ujar KH Muhyiddin Junaidi
KH. Muhyiddin Junaidi menegaskan, pemimpin tumbuh dari bawah bukan dari atas jadi bottom up, bukan top bottom
"Pemimpin yang bottom up itu biasanya dia akan melakukan pekerjaan sesuai dengan keinginan warga seperti yang terjadi di wilayah Jakarta," jelas KH Muhyiddin Junaidi.
Baca Juga: Sama Mewahnya di Kaki Gunung Salak Bogor, Begini Nasib Villa Soeharto di Pulau Belut yang Dibiarkan Terbengkalai
KH Muhyiddin Junaidi berharap, dokter Rayendra terpilih menjadi Wali Kota Bogor sebab ada sejumlah masalah yang perlu diperbaiki antara lain fisilitas fasilitas umum. "Pembangunan publik harus dilakukan secara seimbang," pungkas KH Muhyiddin Junaidi. (*)