RADAR BOGOR - Ketua Lesbumi PCNU Kota Bogor yang juga Wakil Ketua FW Lesbumi Jawa Barat, Fahriadi memberikan dukungannya secara tegas kepada Dokter Rayendra.
Salah satu calon yang diharapkan mampu membawa perubahan signifikan di Kota Bogor.
Menurut dia, keputusan mendukung Dokter Rayendra tidak diambil secara sembarangan, melainkan berdasarkan penilaian mendalam terhadap rekam jejaknya.
“Saya mempelajari track record beliau. Kebetulan, Dokter Rayendra ini adalah sahabat dari teman saya di dunia kedokteran. Saya pikir, kita tidak akan meragukan rekam jejaknya yang sudah lama terbukti. Keunggulan beliau sudah sangat luar biasa,” ungkap Ketua Lesbumi PCNU Kota Bogor, Fahriadi.
Dalam pandangannya, sosok Dokter Rayendra memiliki perbedaan signifikan dengan calon-calon lain, terutama dalam hal visi dan pengalamannya.
Sebagai akademisi, kata dia, dokter Rayendra berpikir ke depan jauh bukan hanya solusi jangka pendek.
"Saya yakin, beliau memiliki rencana besar untuk membawa Bogor ke arah yang lebih baik,” tambah Fahriadi.
Mengenai kedekatan dengan Nahdlatul Ulama (NU), beliau menyatakan bahwa Dokter Rayendra memiliki ikatan kuat dengan organisasi ini.
"Alhamdulillah, hubungan dengan NU sudah sangat dekat. Beliau berasal dari keluarga besar pondok pesantren, jadi darah NU sudah mengalir dalam dirinya," jelas Fahriadi.
Berbagai isu dan hoaks yang beredar di masyarakat tentang Dokter Rayendra juga disikapi dengan bijak.
“Isu itu hal biasa, apalagi dari pihak lawan. Tapi, masyarakat wajib teliti serta dapat membedakan mana isu yang benar atau hoaks,” tuturnya.
Lebih jauh, beliau juga menyoroti keunggulan Dokter Rayendra yang berlatar belakang di bidang kesehatan dan ekonomi, sesuatu yang menjadi modal penting untuk memimpin Kota Bogor.
“Bukan hanya menawarkan, tapi beliau juga akan mewujudkan berbagai perubahan nyata di masa depan,” tuturnya
Visi Dokter Rayendra dalam membangun tradisi dan budaya di Kota Bogor juga mendapat apresiasi. Ketua Lesbumi PCNU Kota Bogor melihat pentingnya tradisi dan kebudayaan yang disatukan, khususnya di kalangan santri.
Menurut dia, ketika budaya dan seni telah masuk ke ranah pesantren, maka itu berarti ada kelembutan yang ditanamkan di hati para santri.
Dirinya berharap, tradisi tersebut jadi bagian penting dari pembangunan Kota Bogor ke depan dan akan terus tumbuh.
Beliau juga berharap, jika Dokter Rayendra terpilih menjadi Wali Kota, peran NU dalam kebijakan-kebijakan di Kota Bogor akan tetap dilibatkan.
“Setiap kebijakan yang diambil oleh Dokter Rayendra, khususnya dalam hal keagamaan, diharapkan bisa melibatkan kami di kalangan Nahdlatul Ulama, karena kami memiliki peran penting di berbagai bidang, termasuk seni, budaya, dan dakwah," ujar Fahriadi.
Sebagai penutup, beliau menegaskan bahwa Dokter Rayendra adalah pilihan yang tepat bagi masyarakat Kota Bogor.
"Yakinlah, masyarakat tidak akan salah pilih dengan mendukung Dokter Rayendra," tandas Fahriadi. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim