RADAR BOGOR - Forum Komunikasi Ormas Islam (FKOI) Kota Bogor mengeluarkan 9 kriteria calon kepala daerah terbaik bagi warga Kota Bogor di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Kegiatan yang dihadiri sejumlah ormas Islam di Kota Bogor ini berlangsung di salah satu cafe yang ada di Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor pada Minggu, (8/9/2024).
Ketua PD Al Washliyah Kota Bogor, Syamsuddin mengatakan, kepemimpinan memiliki peran krusial dalam menciptakan kemaslahatan bagi seluruh warga negara, khususnya umat Islam, serta menjamin keberagamaan, jiwa, keturunan, akal, dan harta masyarakat.
“Rekomendasi ini disusun berdasarkan keputusan rapat bersama yang merujuk pada Alquran, Sunnah, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,” kata Syamsuddin.
Adapun 9 kriteria rekomendasi kepemimpinan yang diusulkan oleh FKOI Kota Bogor, pertama memenuhi persyaratan pencalonan sesuai peraturan KPU yang belaku.
Kedua, memiliki akhlakul karimah. Ketiga, bebas buta huruf Alquran komitmen terhadap sholat 5 waktu berjamaah.
Keempat, orang muda, cerdas, dan mandiri yang berpikir maju. Kelima, peduli terhadap anak, perempuan dan ketahanan keluarga.
Keenam, peduli terhadap permasalahan umat Islam. Ketujuh, memiliki komitmen menjalankan pemerintahan yang bebas korupsi, kolusi dan nepotisme.
Kedelapan, memiliki orientasi pelayanan terbaik bagi kemashlahatan dan kesejahteraan warga Kota Bogor. Serta, kesembilan, siap menerima kritik dan aspirasi masyarakat.
“Masalah kepemimpinan ini masalah yang urgent bagi umat sehingga kami merasa bertanggungjawab sebagai Ormas Islam khususnya agar masyarakat dapat memilih yang terbaik bagi Kota Bogor,” ucap dia.
“Oleh karena itu kita membuat kriteria, tidak menunjuk orang per orang tetapi kriteria terbaik dalam hal kepemimpinan menurut agama Islam khususnya dan berdasarkan perundang-undangan di Indonesia,” sambungnya.
Kendati demikian, Syamsuddin menegaskan bahwa FKOI Kota Bogor tidak mengarahkan masyarakat untuk memilih siapa dan siapa, melainkan kriteria ini sebagai rekomendasi untuk masyarakat bisa memilih.
“Jadi masyarakat bisa menilai sendiri setiap calon yang ada di Kota Bogor ini apakah ada yang sesuai dengan kriteria yang kami berikan,” ujar dia.
Ditempat yang sama, Ketua IKADI Kota Bogor, Hepi Andi menyebut bahwa FKOI ini dibentuk untuk merumuskan kreteria calon pemimpin agar masyarakat tidak bingung sehingga menghasilkan sembilan kriteria ini yang akan disampaikan ke masyarakat.
“Dalam penentuan pilihan itu, biarlah masyarakat yang memilih karena kami harus netral dan tidak tergabung dalam struktur partai manapun, tetapk kami berkepentingan untuk mengedukasi masyarakat agar mereka tidak bingung atau jangan pilih kucing dalam karung,” ujar dia.
Diketahui, FKOI Kota Bogor ini merupakan gabungan pengurus dari organisasi IKADI Kota Bogor, PD Al Washliyah Kota Bogor, Ketua FUHAB Bogor, PD Muhammadiyah Kota Bogor, KAMMI Bogor.
Kemudian, PD Salimah Kota Bogor, AMPUH Bogor, IGTA Kota Bogor, ADDAI Jawa Barat, Pemuda ICMI Orwilsus Bogor serta, IMM Bogor Raya.(ded)
Editor : Dede Supriadi