Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bertemu dengan PGRI Kota Bogor, Cawalkot Dedie A Rachim Ingin Wujudkan Pendidikan Berkeadilan

Fikri Rahmat Utama • Kamis, 12 September 2024 | 04:59 WIB
Pertemuan Dedie Rachim dan PGRI Kota Bogor.
Pertemuan Dedie Rachim dan PGRI Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Calon Wali Kota (Cawalkot) Bogor Dedie A Rachim melakukan pertemuan dengan PGRI Kota Bogor.

Pertemuan yang digelar di Gedung PGRI pada Rabu (11/9/2024) itu mereka berdiskusi tentang kondisi dan harapan untuk pendidikan di kota Bogor.

Dedie A Rachim mengatakan dirinya ingin melanjutkan sejumlah kebijakan yang sudah berjalan baik dengan tujuan menciptakan pendidikan berkeadilan.

Pendidikan berkeadilan maksudnya semua stakeholder yang ada di dunia pendidikan bisa mendapatkan manfaat baik siswa, guru, sampai sektor swasta.

Menurut dia, banyak sekali harapan-harapan lain khususunya di bidang kesejahteraan guru.

"Saya sudah sampaikan kisih-kisihnya bahwa tidak bisa diselesaikan secara parsial tetapi memang harus diselesaikan secara holistik," kata Dedie A Rachim.

Saat terpilih nanti, Dedie A Rachim akan mendorong kebijakan yang lebih profesional dan melibatkan semua pihak.

Program ini sendiri telah tertuang dalam misi Bogor Pintar untuk mewujudkan pendidikan berkeadilan.

"Kalau kita bicara berkeadilan artinya semua masyarakat Bogor harus bisa mengakses ke sarana-prasarana pendidikan yang istilahnya, kualitas layanan dan juga materinya itu sesuai dengan standar yang diharapkan jadi," ungkapnya.

Salah satunya ia mencontohkan akan melibatkan sektor swasta lebih jauh lagi untuk terlibat dalam kurangnya sekolah negeri.

Sektor swasta dinilai bisa menjadi jawaban, agar kebijakan bisa berfokus pada peningkatan kualitas bukan lagi mencari jalan keluar atas kurangnya sekolah.

"Zonasi kan kebijakan pusat untuk menjawab kebijakan pusat ini harus dilengkapi dengan rasio jumlah sebarang sekolah yang memadai. Kalau sekolah negeri belum ada maka sekolah swasta digandeng untuk menutupi," ujarnya.

Dia juga ingin memberikan insentif lebih untuk sekolah swasta khususnya yang menampung siswa yang kurang mampu.

Diharapkan hal ini bisa mewujudkan pendidikan berkeadilan dan berkualitas di kota Bogor.

Baca Juga: Konsisten Tegakkan Perda KTR, Kota Bogor Raih Kategori Silver di Ajang Asean Smoke Free Award

"Nanti kita memberdayakan sektor swasta, itu kan menjadi bagian solusi cepat atas ketimpangan pendidikan. Tinggal poin-poin permasalahan yang dimiliki kita carikan solusinya," katanya. (rp1)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#kota bogor #pgri #dedie a rachim