RADAR BOGOR - Bakal Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim dan Jenal Mutaqin berjanji akan mengedepankan program keberlanjutan ketika terpilih memimpin Kota Bogor ke depan.
Dedie A Rachim dan JM berencana akan melanjutkan dan menyelesaikan gagasan-gagasan yang sempat dijalankan di kepemimpinan Wali Kota Bogor sebelumnya, Bima Arya.
JM mengatakan, dirinya dan Dedie A Rahcim ke depan akan membangun 4 SMP baru di Kota Bogor setidaknya dalam kurun waktu 2 tahun anggaran saja.
"Syukur-syukur bisa berkolaborasi dengan cara berkomunikasi ke Pemerintah Pusat melalui partai yang kami emban, sehingga bisa langsung terbangun 4 SMP itu dalam setahun," imbuhnya.
Keduanya juga berencana untuk melanjutkan program yang sempat diinisiasi oleh Bima Arya yakni Kegiatan Car Free Day (CFD) di Kota Bogor setiap pekan.
Menurut JM, kegiatan ini memiliki banyak manfaat di antaranya memfasilitasi masyarakat utnuk berolahraga, mengurangi emisi karbon, hingga memberi ruang bagi para pelaku UMKM mempromosilan barang dagangannya.
"Kami pun akan melanjutkan program keberpihakan Pemkot Bogor yakni keberpihakan pada produk lokal. Kami akan mewajibkan pejabat di tingkat Kota Bogor setiap bulan untuk belanja produk UMKM seperti sembako hingga pakaian keseharian," lanjut Jenal.
Program ini akan dikontrol melalui aplikasi yang bisa menunjukan seberapa besar rupiah yang dihabiskan para pejabar untuk membeli produk UMKM.
Selain belanja produk UMKM, Dedie A Rachim dan JM juga akan meneruskan program Lokal Pride yakni mengenakan baju casual hasil UMKM yang sebelumnya telah digagas di kepemimpinan Bima Arya.
Bakal Pasangan Calon ini pun memastikan akan mendukung Kota Bogor menuju Kota Riset, Kota Pendidikan dan Kota Wisata.
Serta mendorong Kota Bogor sebagai kota moder dengan mengusung konsep smart city, heritage city, dan green city. (fat)
Editor : Yosep Awaludin