RADAR BOGOR – Tampuk kepemimpinan PKS diberikan kepada Ahmad Heryawan (Aher).
Pergantian tersebut karena Ahmad Syaikhu selaku Presiden PKS sedang bertarung sebagai calon gubernur Jawa Barat.
Aher yang merupakan mantan Gubernur Jawa Barat itu bakal mengisi posisi Syaikhu sebagai pelaksana harian (Plh) presiden PKS.
Penunjukan Aher disampaikan dalam rapat kerja nasional (rakernas) PKS, Jumat (20/9).
Aher bakal menjadi Plh sampai akhir periode kepengurusan DPP PKS.
’’Beliau (Aher, Red) insya Allah akan menjalankan roda kepemimpinan PKS sampai titik darah terakhir di 2025,’’ kata Sekjen PKS Aboe Bakar Al-Habsy.
Sementara itu, Aher menyampaikan, partainya akan fokus pada hajatan Pilkada 2024.
Dia menyebut rakernas kemarin menjadi konsolidasi terakhir PKS untuk menyongsong pemenangan pilkada.
Sekaligus persiapan menuju periode akhir kepengurusan partai.
Lebih lanjut Aher mengatakan, PKS menargetkan dapat kemenangan 60 persen di semua pilkada seluruh Indonesia.
Kemenangan itu akan diraih bersama partai lain yang berkoalisi dengan PKS.
’’Koalisinya koalisi unik ya, karena di provinsi (koalisinya) lain, kabupaten lain. Memang seperti itu koalisi negeri kita unik,’’ ungkapnya.
Sejauh ini, kader PKS yang berpartisipasi sebagai kandidat ada di empat provinsi.
Yakni Jabar, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Maluku Utara. Aher menyatakan, PKS menargetkan kemenangan di empat pilgub tersebut.
’’Ngapain maju kalau bukan untuk menang,’’ imbuh politikus yang sebelumnya menjabat wakil ketua Majelis Syura PKS tersebut.
Bukan hanya itu, Aher juga menargetkan PKS menang di kontestasi pilkada kabupaten/kota.
Sejauh ini, PKS ikut ambil bagian sebagai kandidat di 108 pilbup maupun pilwali di Indonesia.
’’Ini terbanyak (dalam) sejarah PKS,’’ tuturnya.
Dia pun mengajak masyarakat untuk mengawal pilkada serentak agar dapat berjalan jujur dan adil (jurdil). (tyo/c17/bay)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim