RADAR BOGOR, Pengamat Politik mengungkap koalisi gemuk KIM plus tak menjamin jalannya solidaritas yang tinggi, sehingga mengharuskan Rudy Susmanto lebih mengakomodir keluarga Bani Yasin yang dianggap suara pasti.
Pengamat Politik Universitas Juanda, Gotfridus Goris Seran mengamati bahwa, justru semakin banyak pasangan calon memborong partai politik, maka semakin mengurangnya rasa solidaritas.
"Koalisi yang mendukung Rudy-Ade Ruhandi koalisi kerumunan, jadi longgar soliditas koalisi," ujarnya kepada Radar Bogor, Minggu (29/9/24/2024).
Kata dia, wajar saja jika Rudy Susmanto saat ini lebih sering bertemu dengan para tokoh-tokoh berpengaruh seperti keluarga Bani Yasin dengan maksud untuk mendapatkan suara pasti dari para tokoh tersebut.
Terlebih, kata dia, diterpa isunya soal keharmonisan pasangan calon bupati dan wakil bupati Rudy Susmanto - Ade Ruhandi membuat Rudy terus berjalan menemui tokoh-tokoh di Kabupaten Bogor.
Seperti, baru-baru ini Rudy Susmanto menemui mantan Bupati Bogor, Ade Yasin untuk maksud mengambil suara-suara pasti pendukung Ade Yasin yang sudah terbukti memenangkan Pilkada sebelumnya.
"Kekuatan Jaro Ade belum mencukupi jika dibandingkan dengan kekuatan Yasin," terangnya.
Bukan tanpa sebab, Seran menuturkan, 'kawin paksa' Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi alias Jaro Ade itu karena otoritas DPP.
Makanya anak buahnya itu harus fatsun kepada Presiden terpilih sekaligus ketua umum DPP Gerindra, Prabowo Subianto untuk dipasangkan dengan Jaro Ade.
Padahal, kata dia, di Bumi Tegar Beriman ini, Rudy Susmanto lebih cenderung dekat dengan Elly Rachmat Yasin sebagai wakilnya di Pilkada 2024.
Berkali-kali sebelum dipasangkan dengan Ade Ruhandi, Rudy selalu meyakini akan dipasangkan dengan Elly Rachmat Yasin di Pilkada 2024.
"Jika ditimbang, Jaro Ade jadi calon F2 hanya faktor otoritas DPP dalam koalisi, Rudy sesungguhnya lebih cenderung ke Elly Yasin karena mempunyai kekuatan politik real tadi," terangnya.
Sehingga, kata dia, pertemuan Rudy Susmanto dengan Ade Yasin merupakan suatu upaya mengakomodir suara pasti ditengah kurang solidnya koalisi partai pendukung Rudy-Jaro Ade.
"Sadar akan hal ini, Rudy bertemu Ade Yasin untuk mengakomodasi kekuatan real tadi," tutupnya.(cr2)
Editor : Alpin.