RADAR BOGOR - Lembaga Survei Visi Nusantara Maju (LS Vinus) Kembali merilis hasil survei pasangan calon Bupati Bogor dan wakilnya di kontestasi Pilkada 2024.
Dari hasil survei rilis yang dilakukan, menghasilkan presentase pasangan calon Bupati Bogor Rudy Susmanto - Ade Ruhandi (Jaro Ade) 64.82%, dan Bayu Syahjohan - Musyafaur Rahman 14.17%
Meski begitu, pengamat politik Ls Vinus Yusfitriadi menjelaskan, bahwa pada pasangan calon Bupati Bogor Rudy - Jaro Ade yang diusung 17 partai politik, dari banyaknya partai pengusung itu tidak memberikan suara yang signifikan.
"Kita lihat hasil survei terdahulu ketika hasil survei terdahulu gabungan partai politik yang berkoalisi gemuk mendukung Rudy-JA itu tidak memberikan signifikan terhadap pasangan calon itu, buktinya ketika survei terdahulu ketika digabungkan suara Ja dengan Rudy masih segitu suaranya," ungkap Yus. Kamis (3/10/24).
Bahkan, kata dia, berbeda dengan pasangan calon Bayu - Musyafaur, mereka meski hanya diusung satu partai dan masyarakat mengalami peningkatan suara yang cukup tinggi.
"Sama hal nya dengan Bayu itu suara PDIP itu cuman 7 % tapi disini dia dapat 14% nah artinya suara Bayu - Musyafaur dengan diusung oleh satu partai itu loncat," jelasnya.
Sehingga, kata dia, jika melihat prilaku pemilih, pemilihan lebih dinamis punya Bayu dibandingkan dengan punya Rudy - Jaro. Meski suara Rudy - Jaro bertambah.
"Apalagi Bayu itu tidak pernah dihitung dalam konteks branding dulu apalagi Musya, sehingga dengan kondisi ini sebetulnya sudah melampaui suara PDIP dari 7% ke 14% dua kali lipat," terangnya.
Sebab itu, kata dia, dalam waktu yang singkat pasangan Bayu - Musyafaur bisa cepat meraih perolehan suara secara signifikan.
"Artinya kalau konteksnya lompat berpotensi lompat karna trennya naik, nah itu yang pertama," tuturnya.
Karena Yus mengungkapkan, perolehan signifikan suara pasangan calon dari hasil survei itu dilihat dari beberapa konteks pasangan calon maupun pribadi calon.
"Pasangan calon manapun apa yang kemudian bisa mendongkrak suara, kalau lihat hasil survei itu lebih kuatnya pada tiga dimensi, pertama Popularitas branding pasangan calon, Masih ada potensi masyarakat yang tidak konsisten dalam memilih atau potensi berubah," pungkasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga