RADAR BOGOR - Ternyata kata-kata cinta yang biasa diucapkan juga bisa digunakan dalam kontestasi politik.
Itu membuat tensi rivalitas yang kuat antara pasangan calon (paslon) menjadi lebih santai.
Situasi seperti itu terjadi ketika Achmad Teddy Risandi, calon Wakil Wali Kota Bogor, mengucapkan kata-kata yang menyerupai orang yang sedang kasmaran.
Di forum debat Radar Bogor yang diadakan di Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor pada Sabtu 10 Oktober 2024, Teddy mengungkapkan bahwa Rena Da Frina dan Teddy jauh di mata dekat di WhatsApp.
Forum debat menjadi semakin meriah karena ucapan Teddy Risandi. Suasana penonton menjadi cair, dan para panelis hingga cawalkot lainnya tersenyum.
Teddy dengan cepat menjelaskan arti "ungkapan cinta" itu. Teddy Risandi menyatakan bahwa WhatsApp adalah platform media sosial yang memiliki banyak pengguna.
"Rena dan Teddy dapat diakses oleh warga Kota Bogor kapan saja," ucap Teddy Risandi.
Teddy menyatakan bahwa pasangan Rena Da Frina-Teddy Risandi ingin menjadi pemimpin yang merakyat dan berinteraksi langsung dengan warganya, meskipun tidak selalu terlihat.
Menurut dia, masyarakat Kota Bogor akan bisa menyampaikan keinginannya langsung kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota tanpa harus berurusan dengan banyak birokrasi.
Teddy juga berbicara tentang program 100 hari jika terpilih bersama Rena Da Frina.
Baca Juga: Tambah Dana Wujudkan Satu RW Satu Sarjana, Begini Penjelasan Dokter Rayendra
Teddy Risandi mengatakan, banyak visi misi Rena Da Frina-Teddy dikemas dalam slogan "Bogor Ready", yang mencakup empat program untuk ke depannya yakni Bogor Ready Sehat, Bogor Ready Cerdas, Bogor Ready Melayani dan Bogor Ready Kreatif. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim