Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ditanya Panelis hingga Lawan Debat, Ini Jawaban Teddy Risandi Soal Pendidikan Hingga BOP RT RW di Bogor

Septi Nulawam Harahap • Minggu, 6 Oktober 2024 | 20:30 WIB
Calon Wakil Wali Kota Bogor Teddy Risandi.
Calon Wakil Wali Kota Bogor Teddy Risandi.

BOGOR RADAR - Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Rena Da Frina dan Teddy Risandi menyatakan akan membangun SMP Negeri baru di tiap kecamatan hingga penguatan di SMK.

Hal itu disampaikan Teddy Risandi, dalam menjawab pertanyaan Panelis Prof. Dr. E. Mujahidin, M.Si pada Debat Paslon di Aula Universitas Ibn Khaldun Bogor, Sabtu (5/10).

Menurut Teddy Risandi, kurangnya daya tampung SMPN di Kota Bogor masih menjadi permasalahan yang terjadi dari tahun ke tahun.

"Ribuan siswa lulusan SDN luntang-lantung karena tidak bisa melanjutkan ke SMPN, sementara di swasta terpentok biaya. Maka salah satu program kami yaitu menambah SMPN di setiap kecamatan di Kota Bogor," ucapnya.

Sementara untuk sekolah tingkat atas atau SMA Negeri, Teddy menekankan bahwa pentingnya Pemerintah Kota Bogor memperkuat koordinasi dengan Pemprov Jabar selaku pemilik kewenangan.

Namun dia sepakat untuk memperkuat kualitas SMK agar anak-anak di Kota Bogor dapat siap bekerja.

"Dan terkait disabilitas, pendidikan disabilitas saat ini kurang menjadi perhatian. Program kami, ada memberikan terapi gratis, karena mereka akan bisa melanjutkan pendidian apabila terapi berjalan rutin," jelasnya.

Dalam debat yang diinisiasi Radar Bogor tersebut, Teddy juga mendapat pertanyaan dari Calon Wakil Wali Kota Bogor nomor urut 3, Jenal Mutaqin terkait programnya yang akan menaikan Biaya Operasional (BOP) Ketua RT dan RW.

Teddy optimis bahwa jika dia terpilih nanti, maka akan menaikan BOP Ketua RT sebesar Rp 1 juta, dan Ketua RW sebesar Rp 1,5 juta.

"Tentu dengan meningkatkan potensi pajak yang tidak diperhatikan Pemkot Bogor, sehingga bisa mengalokasikan anggaran untuk kebaikan BOP tersebut," terangnya.

Dia menargetkan akan menaikan nilai APBD Kota Bogor sebesar 20 persen. Sehingga, program tersebut dapat terealisasi secara berkelanjutan.

"Karena RT RW merupakan struktur pemerintahan yang paling bawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sehingga harus lebih diperhatikan," tukasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #Teddy Risandi #pendidikan