Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sapa Warga di Kampung Mongol, Cawalkot Bogor Nomor Urut 3 Dedie Rachim Janji Bereskan Masalah yang Dihadapi Warga

Fikri Rahmat Utama • Jumat, 18 Oktober 2024 | 20:08 WIB
Cawalkot Bogor Nomor Urut 3 Dedie Rachim saat menyapa warga di Kampung Mongol.
Cawalkot Bogor Nomor Urut 3 Dedie Rachim saat menyapa warga di Kampung Mongol.

RADAR BOGOR - Cawalkot Bogor Nomor Urut 3 Dedie Rachim melakukan sapa warga di Kampung Mongol, Tegallega, Bogor Tengah, Kota Bogor pada Jumat (18/10/2024).

Cawalkot Bogor Nomor Urut 3 Dedie Rachim mengelilingi beberapa RW di kampung itu, sambil berinteraksi dengan warga. Kedatangannya pun disambut meriah oleh warga setempat.

Dedie menjelaskan dirinya ingin melihat lagi secara dekat Kampung Mongol ini. Cawalkot Bogor Nomor Urut 3 Dedie Rachim menyadari, ada sejumlah masalah sosial yang terjadi di tempat ini.

"Saat saya masih jadi Wakil Wali Kota beberapa solusi untuk mengatasi permasalahan sosial itu sudah kita laksanakan. Mulai dari pemberdayaan masyarakat melalui keterampilan sampai membantu akses pendidikan," jelasnya.

Ke depan dirinya akan berfokus untuk memutus rantai masalah yang masih terjadi. Salah satunya memberikan akses pendidikan untuk anak-anak dan membantu tata kelola sampah.

"Tempat ini masyarakat mengepul barang-barang bekas seperti TV, kulkas, dan sebagainya. Jadinkita akan buat semacam one stop service untuk pengelolaan limbah rumah tangga," katanya.

One stop service ini disebut bisa membantu pengelolaan barang bekas yang ditampung warga. Pelatihan dan pembinaan akan diberikan ke warga agar bisa mengelola barang bekas secara lebih modern.

"Ini menjadi tugas kita untuk melakukan pemberdayaan masyarakat di kampung Mongol ini," ujarnya.

Bila barang bekas bisa dikelola secara modern maka masyarakat di kampung ini akan mendapatkan penghasilan yang lebih baik. Masalah sampah juga bisa teratasi dengan adanya one stop service tersebut.

"Di satu sisi, permasalahan sampah rumah tangga selesai, mereka juga mengolahnya dan menghasilkan uang. Ini yang akan menjadi fokus kita nantinya," ujarnya.

Selain itu, Dedie juga menyambangi salah satu tempat pendidikan informal yang berdiri di tengah pemukiman warga. Menurutnya tempat ini harus dikembangkan menjadi PAUD dan PKBM.

"Ini untuk mereka yang memang sudah tidak punya harapan masuk ke sekolah formal bisa ditampung di PKBM. Kemudian anak-anak yang sejak dini tidak punya akses karena orang tuanya tidak mampu dan jaraknya terbatas bisa masuk di PAUD ini," bebernya.

Selain itu mereka juga akan menata bantuan-bantuan yang masuk agar bisa membuat tempat pendidikan itu berkembang maksimal. Tak hanya dari sisi pembelajaran tapi juga infrastrukturnya.

"Bantuan dari berbagai sumber seperti NGO dan kampus untuk kampung ini sangat penting. Mereka sangat ingin membantu pemberdayaan masyarakat dan anak di sini jadi tentu akan kita dukung," bebernya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#cawalkot bogor #kampung mongol #Dedie Rachim