Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Annida Allivia Ajak Anak Muda Bogor Jadi Kreator Wisata Pekarangan Dunia

Dede Supriadi • Minggu, 20 Oktober 2024 | 19:39 WIB
Calon Wakil Wali Kota Bogor nomor urut 02 Annida Allivia bersama anak muda Kota Bogor.
Calon Wakil Wali Kota Bogor nomor urut 02 Annida Allivia bersama anak muda Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Calon Wakil Wali Kota Bogor nomor urut 02 Annida Allivia mengajak Gen Z, bangun untuk berlari bersama pemerintah kota jika ia menang dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.

Adapun, Annida ingin membawa kota hujan menjadi pusat kreator wisata pekarangan dunia dari rumah masing-masing.

Annida Allivia menjelaskan, sebagian besar aktivitas Gen Z yang sering menghabiskan waktu untuk scroll media sosial bisa segera bangun untuk berkolaborasi dengan keluarga, dan pemerintah kota ke depan menjadi kreator wisata pekarangan dari Bogor untuk dunia.

“Kita ajak Gen Z, milenial bangun, lari, jadi kreator wisata pekarangan dari Bogor untuk dunia. Mereka tidak harus dituntut keluar rumah, enggak usah dipaksa  keluar kandang. YTTA aja aktivitas mereka, yang penting karyanya, iya enggak?,” kata Annida di Kota Bogor, Minggu (20/10/2024).

Annida menuturkan, bahwa gagasan wisata pekarangan yang menjadi program pasangan Atang-Annida telah lolos uji secara ilmiah hasil disertasi Cawalkot Atang Trisnanto di IPB University, di mana mampu menjadi salah satu sumber penghasilan warga di daerah sampel di Banyuwangi, Jawa Timur.

Wisata pekarangan digagas pasangan Atang-Annida sebagai ekonomi kreatif berbasis komunitas menjadi wisata menarik dan edukatif.

Warga diajak kreatif menciptakan ruang hijau secara bersama-sama yang produktif di perkampungan wilayah perkotaan sekaligus menjadi penghasilan tambahan.

Wisatawan akan disuguhkan pengalaman unik dan berinteraksi langsung dengan warga lokal, mengenal budaya dan tradisi, serta menikmati keindahan dan hasil bumi Kota Bogor.

Salah satu wilayah utama wisata pekarangan adalah Kecamatan Bogor Selatan yang masih mempunyai nuansa pedesaan. Di sana, masih ada satu-satunya area sawah yang cukup luas, disebut Wali Kota Bogor sebelumnya Bima Arya sebagai surga yang tersisa.

Menurut data BPS tahun 2024 dan Pemerintah Kota Bogor hasil survei tahun 2023, luas Wilayah Kota bogor sebesar 11.850 Ha terdiri dari 6 kecamatan dan 68 kelurahan.

Kemudian Secara Administratif kota Bogor terdiri dari 6 wilayah kecamatan, 31 kelurahan dan 37 desa (lima diantaranya termasuk desa tertinggal yaitu desa Pamoyanan, Genteng, Balungbangjaya, Mekarwangi dan Sindangrasa), 210 dusun, 802 RW dan 3.644 RT.

 Baca Juga: Lewat Diskusi Publik, Komunitas Kutub Ilmu Ajak Puluhan Pelajar di Bogor Mengenal Sejarah G30S PKI

Namun demikian, luas panen buah, maupun sayuran sangat minim 1-30 hektare. Apalagi jumlah luas panen tanaman hias 0 meter.

Penerapan wisata pekarangan rumah diharapkan akan menjadi solusi minimalnya lahan terbuka pertanian maupun perkebunan di Kota Bogor.

Tinggal, kata Annida, bagaimana warga mau bergerak bersama, khususnya Gen Z 5 tahun mendatang yang memasuki usia beranjak dewasa hingga matang, mampu melihat wisata pekarangan orang tua mereka sumber cuan.

Peran wisata pekarangan untuk memicu ekonomi warga perlu gerakan anak muda, khususnya kaum rebahan dengan senjata jempol mereka berkreasi media sosial dan wadah digital yang disediakan pemerintah untuk menggencarkan wisata pekarangan.

“Urusan bagaimana membuat wisata pekarangan terwujud, bagaimana sistemnya, Insyaallah Kang Atang, (calon) Pak Wali bidangnya. Saya sebagai wakil, gaet Gen Z menghidupkan itu jadi viral, sumbang uang jajan juga buat mereka,” kata Annida.

Menurut Annida, tren menjadi influenser, kreator konten, selebgram, mengikuti arah platfoarm saja membuat karakter masyarakat susah terbentuk, yang penting cuan.

Unsur akademis, analisis, kesehatan, budaya daerah harus kuat masuk ke dalam gaya hidup masyarakat dalam mencari cuan supaya tidak hanya terbawa arus tren. Bogor, lanjutnya, harus bisa menciptakan tren, salah satunya dari kreasi pertanian, perkebunan dan wisata pekarangan.

“Kita (Kota Bogor) ladang sudah sempit, kebun sudah sempit, pekarangan pun jadi. Gen Z kan suka keindahan, gaya. Kita buat ngetren kreator wisata pekarangan,” ujar Annida.

Pemerintah Kota Bogor ke depan, lanjut Annida menjelaskan, sebagai kota yang fokus pada jasa, wisata, termasuk wisata pekarangan dan kuliner akan membuat Bogor Smart System dan Inkubator bisnis lahir.

“Medeka yang mau jadi kreator wisata pekarangan di Tiktok, di Instagram, butuh modal ngonten, pelatihan, kerja sama tinggal koordinasi dengan pemerintah dan stakeholder. Ngonten dapat cuan, terus rebahan lagi buat istarahat enggak apa-apa,” kata dia.(ded)

Editor : Dede Supriadi
#kota bogor #Atang Trisnanto #Annida Allivia