Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bereskan Masalah Sampah, Cawalkot Bogor Nomor Urut 3 Dedie Rachim Ingin Buat Gerakan Kebersihan Massal

Fikri Rahmat Utama • Selasa, 22 Oktober 2024 | 22:17 WIB
Dedie Rachim saat menyapa warga di Kelurahan Tanah Baru Kota Bogor.
Dedie Rachim saat menyapa warga di Kelurahan Tanah Baru Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Cawalkot Bogor Nomor Urut 3 Dedie Rachim menemukan satu masalah yang sering terjadi dan dikeluhkan warga.

Masalah itu, kata Cawalkot Bogor Dedie Rachim, adalah warga menginginkan pengelolaan sampah lebih baik dan terpadu.

"Ini hampir semua wilayah yang saya datangin keluhannya rata-rata adalah masalah pengelolaan sampah. Kalau soal kesehatan, pendidikan mereka sebagian sudah teratasi," kata Cawalkot Bogor Dedie Rachim saat keliling di beberapa RW di Kelurahan Tanah Baru, Selasa (22/10/2024).

Menurutnya masalah sampah harus dicari sebuah solusi yang komprehensif menyelesaikan dari hulu sampai hilir. Sebab bila tidak dampaknya bisa membuat pemukiman masyarakat terendam banjir saat hujan deras.

"Jadi mungkin Kota Bogor harus segera melaksanakan gerakan kebersihan yang harus dilakukan bersama-sama oleh masyarakat," ujarnya

Gerakan kebersihan massal ini akan membantu kota Bogor bebas sampah. Sebab tak hanya dikerjakan pemerintah namun juga melibatkan seluruh masyarakat.

"Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa, semua harus ikut dalam gerakan kebersihan ini. Karena ini persoalan yang sering saya jumpai," ujarnya.

Keseriusan Dedie mengatasi sampah ini juga telah dimulai sejak sekarang. Saat kampanye tadi dirinya membawa ahli ekoenzim untuk memberikan edukasi kepada warga soal pemilahan sampah.

Ekoenzim yang diajarkan ke masyarakat disebut memiliki banyak manfaat. Seperti campuran ekoenzim dengan sabun sedikit bisa menjadi sabun pencuci piring dalam jumlah yang lebih banyak.

"Jadi potongan buah atau kulit buah, sayur itu bisa dibuat ekoenzim sebuah proses permentasi yang nantinya bisa di manfaatkan kembali oleh warga," sebutnya.

Gerakan kebersihan ini bisa dimulai dengan pembersihan lingkungan sekitar. Mulai dari rehabilitasi saluran-saluran air, drainase, dan juga sungai. Ini harus dilakukan secara rutin dan konsisten selama lima tahun ke depan agar Bogor lebih bersih dari.

"Terus terang saja, saya juga kadang-kadang gregetan juga, jadi ini dilihat sudah sangat mendesak dan masyarakat juga sudah rindu dengan kebersihan," ungkapnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#cawalkot bogor #sampah #Dedie Rachim