Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Cawalkot Bogor Atang Trisnanto Lakukan Blusukan ke Pasar Sukasari, Pedagang Ngeluh Ini

Muhamad Rifki Fauzan • Selasa, 29 Oktober 2024 | 20:51 WIB
Calon Wali Kota (Cawalkot) Bogor, Atang Trisnanto melakukan blusukan ke Pasar Tradisional Sukasari, Kecamatan Bogor Timur pada, Selasa (29/10/2024).
Calon Wali Kota (Cawalkot) Bogor, Atang Trisnanto melakukan blusukan ke Pasar Tradisional Sukasari, Kecamatan Bogor Timur pada, Selasa (29/10/2024).

RADAR BOGOR - Calon Wali Kota (Cawalkot) Bogor, Atang Trisnanto melakukan blusukan ke Pasar Sukasari, Kecamatan Bogor Timur pada, Selasa (29/10/2024).

Kedatangan Calon Wali Kota Bogor nomor urut 2 Atang Trisnanto ke Pasar Sukasari tersebut sontak menarik perhatian para pedagang yang berjulan, dan mereka kerap juga menyampaikan harapan serta keluhan kepadanya.

Seperti misalnya Hoknio, dia merupakan seorang pedagang telur di Pasar Sukasari Kota Bogor, yang mengeluh ke Atang Trisnanto soal sepinya pembeli di pasar tersebut.

“Disini kami ancur, turun 50 persen lebih, buat bayar cicilan saja saya belum kebayar, kita jualan biasa namun pembelinya kurang, gimana jalan keluarnya saya juga gak ngerti,” keluh Hoknio.

Hoknio berharap, jika Atang Trisnanto terpilih menjadi Wali Kota Bogor dalam perhelatan Pilkada 2024 dapat senantiasa mencari solusi atas kondisi tersebut.

“Kalau jadi jangan lupa ya pa, kita mau bukan banyak orang datang ke pasar tapi banyak orang yang beli ke kami,” jelas Hoknio saat berbincang langsung dengan Atang Trinanto.

Menanggapi keluhan pedagang tersebut, Atang Trisnanto menilai bahwa sepinya pembeli di Pasar Tradisional Sukasari itu lantaran kondisi lingkungannya yang kurang nyaman.

Atang Trisnanto menegaskan, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian khusus dari pemerintah, kondisi pasar tradisional perlu dikelola dengan baik, mulai dari kebersihannya hingga kenyamanannya.

“Sehingga dengan demikian antara pedagang dan pembeli bisa nyaman melakukan transaksi sesuai harapan kita semua ekonomi tumbuh di Kota Bogor,” tutur Atang Trisnanto.

Sebab Cawalkot Bogor usungan PKS dan Partai Ummat itu menilai, pasar tradisional merupakan nadinya perekonomian masyarakat, terkhusus mereka yang tinggal di kota hujan.

Namun untuk membuat suatu perubahan yang baik atas kondisi tersebut, Atang Trisnanto tidak menampikan bahwa memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Meski begitu Atang Tristanto meyakini, dengan cara duduk bersama, bicara bersama apapun permasalahan yang terjadi, termasuk sepinya pembeli di pasar tradisional bisa segera diselesaikan.

Lebih lanjut, Atang Trisnanto juga mengungkapkan, para pedagang banyak mengeluh soal harga kios pasar yang sedang dibangun itu terlalu tinggi, sehinnga memberatkan para pedagang yang berjualan.

“Oleh karenanya, ini perlu menjdi perhatian kita bersama, bagaiamana nanti kedepannya, pasar yang lagi dibangun ini bisa terjangkau harganya oleh masyrakat, termasuk skema pembayaran yang tidak memberatkan,” pungkasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #Atang Trisnanto #Pasar Sukasari