Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Warga Minta Cawalkot Bogor Atang Trisnanto Hapus Pungli Hingga Sekolah Gratis untuk Masyarakat Kurang Mampu

Muhamad Rifki Fauzan • Rabu, 13 November 2024 | 21:50 WIB
Cawalkot Bogor Atang Trisnanto melakukan sosialiasisasi di Gang Pesantren RT 03 RW 02, Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Rabu (13/11/2024) tadi.
Cawalkot Bogor Atang Trisnanto melakukan sosialiasisasi di Gang Pesantren RT 03 RW 02, Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Rabu (13/11/2024) tadi.

RADAR BOGOR - Cawalkot Bogor Atang Trisnanto melakukan sosialiasisasi di Gang Pesantren RT 03 RW 02, Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Rabu (13/11/2024) tadi.

Dalam kunjungannya itu, sejumlah warga menyampaikan beberapa harapan besar kepada Cawalkot Bogor Atang Trisnanto jika berhasil memenangkan perhelatan Pilwalkot 2024.

Salah satunya yang disampaikan ke Cawalkot Bogor Atang Trisnanto, yaitu soal pendidikan gratis bagi warga yang kurang mampu.

Harapan tersebut seperti halnya yang diutarakan oleh Sri Mulyati (62). Dirinya meminta kepada Atang Trisnanto untuk membuat program sekolah gratis bagi warga kurang mampu.

Kasihan buat masa depannya. Zaman sekarang susah banget sekolah kalau nggak ada uang. Mudah-mudahan bisa dibebaskan. Tapi kalau yang mampu sih nggak apa-apa," tutur Sri Mulyati pada Rabu (13/11/2024).

Sri juga berharap agar kedepan tidak ada lagi pungutan liar (pungli) di sekolah. Sebab menurutnya yang demikian itu justry dapat menambah beban orang tua murid.

"Saya minta Kota Bogor nyaman dan tenteram, terutama sekolahnya nggak usah mahal-mahal kalau bisa gratis. Kemudian soal lansia dan janda juga harus diperhatikan oleh pemerintah," harapnya.

Menanggapi hal itu, Cawalkot nomor urut 2 Atang Trisnanto menjelaskan komitmennya untuk mewujudkan pendidikan gratis di Kota Bogor. 

Ia juga menegaskan, bahwa mewujudkan sekolah gratis di kita Bogor harus ada kerjasama dengan pihak swasta agar menghasilkan sekolah dengan kualitas terbaik.

"Sekolah gratis yang pasti kita ingin, ke depan ada kerja sama antara swasta dan negeri sehingga menghadirkan sekolah dengan kualitas terbaik," ucap Atang.

Oleh karenanya, langkah awal yang akan diambil adalah dengan membantu biaya masuk untuk sekolah swasta, terutama bagi yang tidak mampu, serta tidak lupa menyediakan beasiswa untuk anak-anak yang kurang mampu. 

"Ini tentu gratis. Kemudian di tahap berikutnya, kita akan menambah PAD (Pendapatan Asli Daerah) untuk Kota Bogor. Dengan demikian, setelah 27 program prioritas kita selesai, kita bisa fokuskan untuk sekolah gratis tersebut," jelasnya.

Sementara mengenai pemberantasan pungli di sekolah, Atang Trisnanto menekankan pentingnya kerja sama dan semangat yang sama untuk menghapuskan pungutan-pungutan yang membebani siswa. 

"Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi kutipan-kutipan atau iuran-iuran yang dibuat untuk kegiatan-kegiatan, baik akademik maupun non-akademik. Kami akan upayakan ini bisa diluruskan karena salah satu hal yang membuat biaya sekolah semakin berat adalah adanya iuran di luar kegiatan akademik itu sendiri," pungkasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #Atang Trisnanto #cawalkot