RADAR BOGOR - Survei Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bogor yang diselenggarakan Radar Bogor pada tanggal 4 hingga 7 November 2024 lalu akhirnya telah menunjukan hasil.
Penanggung jawab data survei, Benny Irawan mengumumkan, pada survei ini Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 3, Dedie Rachim-Jenal Mutaqin berhasil keluar sebagai Paslon dengan suara terbanyak dengan torehan suara 33,38 persen.
Dedie-Jenal mengungguli Paslon Nomor Urut 2, Atang Trisnanto dan Annida Allivia yang bertengger di urutan kedua dengan perolehan 24,66 persen suara.
Posisi ketiga ditempati Paslon Nomor Urut 1, Sendi Fardiansyah dan Melli Darsa yang mendapat 14,05 persen suara.
Sendi-Melli ditempel ketat Paslon Nomor Urut 5, Dokter Rayendra dan Eka Maulana yang mendapat suara 13,66 persen.
Sementara itu, di posisi terakhir ditempati Paslon Nomor Urut 4, Rena Da Frina dan Teddy Risandi yang memperoleh suara 10,27 persen.
Selain perolehan suara, survei ini menanyakan soal masalah yang paling mendesak untuk segera ditangani di Kota Bogor kepada responden survei.
Hasilnya menunjukkan masalah paling mendesak yang mesti ditangani yakni terkait tingginya pengangguran (48,89 persen), kemacetan (43,17 persen), kemiskinan (40,70 persen), dan sampah (36,24 persen).
"Masalah lain yang dirasa mendesak yakni pelayanan kesehatan (31,4 persen), masalah pendidikan (30,96 persen), serta mitigasi bencana (9,74 persen)," beber Benny.
Ketua Tim Survei Radar Bogor, Dede Supriadi menjelaskan, survei ini dilaksanakan Radar Bogor bekerja sama dengan Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor.
Survei ini dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswa UIKA Bogor pilihan dengan cara turun langsung ke lapangan dan menghampiri masyarakat di 6 kecamatan di Kota Bogor secara langsung.
Pelaksanaannya berlangsung selama 4 hari, pada tanggal 4-7 November 2024.
Lebih lanjut ia mengatakan, survei kali ini menggunakan metode quota sampling bertingkat, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 2,2.
Menurut dia, terdapat 2.064 responden pada survei ini, dengan rentang usia 17 tahun hingga di atas 59 tahun.
Dede berharap survei ini dapat menjadi sarana sosialisasi masyarakat terkait adanya penyelenggaraan Pilkada serentak pada 27 November 2024.
Survei ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. (Fat)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim