Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Komitmen Hadirkan 44 Ribu Lapangan Kerja di Kota Bogor, Cawalkot Rena Da Frina Dapat Dukungan Gen Z

Yosep Awaludin • Sabtu, 16 November 2024 | 17:20 WIB
Rena Da Frina bersama warga Balumbang Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Selasa (5/11/2024).
Rena Da Frina bersama warga Balumbang Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Selasa (5/11/2024).

RADAR BOGOR - Setiap perhelatan pemilihan kepala daerah selalu mengutamakan ketersediaan lapangan kerja. Setiap paslon kepala daerah juga mengangkat masalah lapangan kerja.

Masyarakat selalu berharap paslon kepala daerah akan memperbaiki sektor penciptaan lapangan kerja karena masalah pengangguran sangat penting.

Seperti halnya di Kota Bogor, misi besar untuk menciptakan lapangan kerja diusung oleh lima calon wali kota yang bersaing. Semua paslon berusaha meyakinkan pemilih bahwa mereka akan mendapatkan banyak tenaga kerja.

Selain itu, angka pengangguran terbuka di Kota Hujan mencapai 10,78 persen pada tahun 2023, yang merupakan tingkat tertinggi di Jawa Barat, menurut data dari Badan Pusat Statistik Kota Bogor.

Target menciptakan 20 ribu lapangan kerja melalui kolaborasi antara pengusaha, UMKM, dan profesional di Kota Bogor tidak terwujud selama lima tahun terakhir.

Rena Da Frina - Achmad Teddy Risandi, salah satu paslon dalam Pilkada Kota Bogor, dianggap lebih berani dalam menyediakan 44 ribu lapangan kerja baru daripada paslon lain.

Menurut Ansori Baharudin Syah, pengamat kebijakan Universitas Nasional (Unas), setiap calon kepala daerah, termasuk wali kota dan wakil wali kota, harus tegas menyatakan kapasitas mereka untuk menyediakan lapangan kerja selama masa jabatan mereka.

"Ini akan memungkinkan masyarakat untuk lebih memahami potensi masa depan mereka dengan mencari pekerjaan di wilayah mereka sendiri," kata Ansori Jumat (15/11/2024).

Seorang Gen Z yang masih menempuh kuliah, Nurlaela Saadah, mengatakan bahwa misi Rena Da Frina menyediakan 44 ribu lapangan kerja di Kota Bogor sangat membantu generasi muda, terutama bagi lulusan baru.

Nurlaela mengatakan bahwa mencari pekerjaan tidak mudah, terutama bagi lulusan baru dengan sedikit pengalaman. Selain itu, mayoritas pengangguran di Kota Bogor saat ini adalah generasi muda. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #rena da frina #lapangan kerja