RADAR BOGOR - Lembaga Studi Visi Nusantara Maju (LS Vinus) merilis hasil hitung cepat terkait pasangan calon Bupati Bogor yaitu Paslon 01 Rudy Susmanto - Ade Ruhandi alias Jaro Ade 71,99% dan Paslon 02 Bayu Syahjohan - Musyafaur Rahman 28,01%.
Quick Count yang dilakukan LS Vinus dilakukan pada Kamis (27/11/24) pukul 15.00 WIB - 21.00 WIB.
Metode yang dilakukan menggunakan cluster random sampling dengan margin eror 4% dan mengambil sample sebanyak 800 TPS secara acak yang ada di Kabupaten Bogor.
Hasilnya Paslon Rudy Susmanto - Ade Ruhandi 71,99% dan Bayu Syahjohan - Musyafaur Rahman 28,01%.
Founder LS Vinus, Yusfitriadi mengungkapkan quick count dilakukan untuk memverifikasi hasil Pilkada Kabupaten Bogor berdasarkan hasil yang diperoleh di sejumlah TPS.
Selain itu, dalam hasil Quick Count yang dilakukan, kata Yus hasil hitung cepat yang dimenangkan oleh Paslon nomor 01 Rudy - Jaro Ade tersebut minim dari kontribusi dari partai koalisi.
"Kalau saya murni ini dari kontribusi elektoral dari individu orang Rudy dan JA kalo dibandingkan hasil survei branding kami terdahulu," ungkap Yus, Kamis (28/11/2024).
Oleh karena itu, kata Yus, ketika digabungkan menghasilkan perolehan hitung cepat di angka 71,99%.
"Ketika digabungkan suara Rudy dan JA Clear di atas 71%. Jadi dua tokoh ini elektoralnya seperti ini," tuturnya.
Bahkan, Yus menyampaikan hasil perolehan suara cepat yang dimenangkan pada pasangan calon nomor urut 01 minim kontribusi dari partai koalisi.
"Saya sudah sampaikan bahwa partai politik pengusung tidak memberikan kontribusi elektoral terhadap pasangan calon," jelasnya.
Kemudian, kata dia, justru pasangan calon nomor urut 02 Bayu - Musya yang saat ini naik perolehan suara dibandingkan perolehan suara sebelumnya.
"Suara partai politik 8% di pemilu 2024 kemarin sekarang dia dapatkan 28% berarti dapat 20% itu suara siapa, sudah pasti bukan suara PDIP," imbuhnya.
Sehingga, Paslon nomor urut 01 memberikan insentif elektoral terhadap kenaikan suara yang diperoleh pasa Pilbup 2024.
"Dalam konteks, partai politik memberikan insentif elektoral signifikan terhadap pasangan Bayu Musya dan juga mampu mengambil konstituen partai pengusung Rudy dan JA," pungkasnya. (cr2)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim