RADAR BOGOR - KPU Kabupaten Bogor mengungkapkan anggaran sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) Pilkada 2024 capai Rp30 miliar dari hibah yang diberikan Pemkab Bogor sebesar Rp131 miliar.
Meski begitu, kata Ketua KPU Kabupaten Bogor, M Adi Kurnia, Silpa tersebut masih berubah menunggu rangkaian tahapan Pilkada selesai, atau tepatnya pada penetapan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor terpilih.
Terlebih, kata dia, sisa anggaran itu nantinya akan dikembalikan oleh KPU Kabupaten Bogor ke Pemkab Bogor pada pada Maret 2025 mendatang.
"Estimasi belum, nunggu dulu nih selesai tahapan baru keliatan anggaran ini kita akan berikan ke Pemda. Setelah penetapan, kemungkinan bulan Maret kita balikan ke Pemda," jelas dia.
Adi menjelaskan bahwa, anggaran puluhan miliar itu tak terserap dikarenakan estimasi TPS yang dikurangi dari pengajuan awal ke Pemkab Bogor.
"Awalnya kita ngajuin untuk 10.000 TPS, tapi karena ada beberapa item seperti honor, terus PPK dan PPS, ternyata dari anggaran provinsi dicovernya. Dari 10 ribu TPS yang jadi 7.908 TPS," papar dia.
Adi menyebut rendahnya partisipasi di Pilkada 2024 tak berhubungan dengan rendahnya serapan anggaran KPU Kabupaten Bogor.
Karena, kata dia, sosialisasi Pilkada yang dilakukan KPU Kabupaten Bogor sudah maskimal dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
"Terkait partisipasi bukan dari situ juga, bukan dari anggaran yang kita serahkan ke temen temen PPK atau PPS untuk sosialisasi," tandasnya. (rp2)