RADAR BOGOR - Dita Aditia Ismawati putri asal Bogor terpilih menjadi Deputi Bidang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah DPP Partai Demokrat periode 2025-2030.
Perempuan jebolan S3 Ilmu Manajemen Universitas Negeri Jakarta ini semakin memantapkan karier politiknya di partai yang didirikan oleh Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.
“Alhamdulillah saya dipercaya kembali dalam kepengurusan DPP Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY),” kata Dita Aditia Ismawati.
Menurut dia, Partai Demokrat akan berdiri paling depan dalam memperjuangkan dan mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Sebab, bagi UMKM merupakan salah satu unit usaha yang mampu menunjang ketahanan ekonomi nasional.
Pada kesempatan itu, dirinya mengaku akan berkontribusi maksimal dalam membantu menjalankan program kerja Departemen VI DPP Partai Demokrat Bidang Pemberdayaan Masyarakat di bawah kepemimpinan Sartono Hutomo Anggota DPR-RI Komisi VI.
“UMKM harus mendapat sentuhan baik dari sisi pembinaan dan advokasi,” kata Dita Aditia Ismawati.
Dita Aditia Ismawati menyebut, UMKM juga merupakan unit usaha yang mampu mengatasi pengangguran dan dengan daya serap tenaga kerja 97 persen atau 90 juta orang yang bekerja di sektor UMKM.
Diketahui, pertumbuhan ekonomi digital dan e-commerce di Indonesia terus menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Pada 2024, nilai transaksi e-commerce di Indonesia diperkirakan mencapai USD65 miliar, atau setara dengan sekitar Rp1.063 triliun atau 72,2% dari total nilai transaksi ekonomi digital Indonesia.
Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia juga telah mengalami transformasi digital yang sangat cepat, dengan e-commerce sebagai salah satu pendorong utamanya.
Indonesia memiliki basis konsumen yang sangat luas dan menjadi pasar yang menarik untuk e-commerce dengan penduduk mendekati 280 juta orang.
Kiprahnya di dunia politik bukan sebagai pendatang baru, pengalaman sejak 2016 menjadi relawan Pilgub AHY yang diberi nama Barisan Teman Agus-Sylvi (Batas).
Pasca pileg 2019, dirinya bergabung ke Partai Demokrat, menduduki jabatan di Organisasi Sayap IMDI (Insan Muda Demokrat Indonesia) sebagai Kepala Badiklat DPP IMDI Partai Demokrat 2020-hingga saat ini.
Di tahun 2022 masuk dalam Pengurus Harian Pleno DPP Partai Demokrat sebagai Anggota BPJK (Badan Pembina Jaringan Konstituen) mengikuti segala kepanitiaan acara yang diselenggarakan Partai hingga Kongres PD 2025 Ketum AHY terpilih kembali dan saat ini diberikan mandat sebagai Deputi UMKM Departemen VI Bidang Pemberdayaan Masyarakat (mirroring dari Kemenko yang ada di Pemerintahan Presiden Prabowo).
Diketahui, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengumumkan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) 2025-2030.
Dalam kepengurusan baru itu, Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masih menjabat sebagai Ketua Umum. Begitu pula dengan Majelis Tinggi Partai yang masih diduduki oleh Susilo Bambang Yudhoyono.
Perubahan terjadi di sejumlah posisi strategis partai. Seperti Sekjen yang kini diduduki oleh Herman Khaeron.
Teuku Riefky Harsya yang menjabat sebagai sekjen di periode sebelumnya kini duduk sebagai waketum.
Ia menjadi waketum bersama enam orang lainnya, yakni Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas, Menteri PU Dody Hanggodo, Benediktus Kabur Harman, Dede Yusuf Macan Effendi, Vera Febyanthy, dan Ediwan Prabowo.
Begitu pula dengan posisi Bendum yang kini diisi oleh Irwan Fecho menggantikan Renville Antonio, bendum di periode sebelumnya yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.
Selain itu ada sejumlah nama baru yang duduk di kepengurusan DPP Partai Demokrat 2025-2030. Ialah eks Sekjen PBB Afriansyah Noor yang kini menjadi wasekjen dan pengamat politik Ahmad Khoirul Umam yang menjadi Kepala Badan Riset dan Inovasi Strategis.(ded)
Editor : Dede Supriadi