Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ajak Tujuh Jurnalis Senior Diskusi Terbuka di Hambalang, Presiden Prabowo Subianto Ingin Membangun Transparansi dan Keterbukaan

Yosep Awaludin • Rabu, 9 April 2025 | 08:01 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat berdiskusi dengan tujuh jurnalis senior di Hambalang, Bogor.
Presiden Prabowo Subianto saat berdiskusi dengan tujuh jurnalis senior di Hambalang, Bogor.

RADAR BOGOR - Pada Minggu (6/4/2025_ Presiden Prabowo Subianto, menggelar sesi dialog santai dengan tujuh jurnalis senior dari media nasional di kediamannya di Hambalang, Bogor.

Acara yang berlangsung hampir empat jam itu, menjadi ajang terbuka antara Presiden Prabowo Subianto dengan para jurnalis senior untuk membahas berbagai persoalan aktual yang sedang menjadi sorotan publik.

Para jurnalis yang hadir berasal dari sejumlah media ternama, termasuk Pemimpin Redaksi tvOne Lalu Mara Satriawangsa, Uni Lubis dari IDN Times, Najwa Shihab pendiri Narasi, Alfito Deannova Gintings dari Detikcom, Retno Pinasti dari SCTV-Indosiar, serta Sutta Dharmasaputra dari Harian Kompas.

Dalam suasana informal yang hangat, Prabowo membuka ruang bagi para wartawan untuk menyampaikan pertanyaan tanpa batasan tema.

Diskusi tersebut mencakup topik-topik strategis seperti geopolitik, ekonomi nasional, hingga tantangan pemerintahan ke depan.

Menurut Sutta Dharmasaputra, Presiden Prabowo lebih dahulu menyampaikan berbagai pencapaian yang telah diraih dan visi pemerintahannya.

Setelah itu, para jurnalis dipersilakan untuk mengajukan pertanyaan yang dianggap relevan dengan situasi nasional saat ini.

Uni Lubis menyampaikan bahwa seluruh topik yang sedang hangat di tengah masyarakat turut diangkat dalam diskusi.

Ia juga menekankan bahwa Presiden tidak meminta daftar pertanyaan sebelumnya, menunjukkan kesiapannya untuk menjawab pertanyaan kritis secara langsung.

Najwa Shihab menambahkan bahwa sesi tanya jawab tersebut sangat terbuka dan berlangsung dalam waktu yang cukup panjang.

Ia mengapresiasi keterbukaan Prabowo dalam memberikan penjelasan dan merespons berbagai masukan dari media.

Yang menarik, media Tempo diketahui tidak hadir dalam pertemuan tersebut, meski sebelumnya juga tidak terlihat dalam diskusi serupa yang pernah digelar.

Hal ini sempat menjadi pembicaraan di media sosial, memunculkan pertanyaan publik mengenai ketidakhadiran mereka.

Presiden Prabowo sendiri mengunggah momen diskusi ini melalui akun Instagram resminya, @prabowo.

Dalam unggahannya, ia mengucapkan terima kasih kepada para jurnalis atas diskusi yang terbuka, dan berharap jawabannya dapat memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi komunikasi Prabowo untuk mendekatkan diri dengan media dan masyarakat.

Diskusi tanpa skrip ini memberikan kesan bahwa pemerintah ingin membangun transparansi dan keterbukaan dalam menyampaikan kebijakan.

Langkah ini juga dinilai sebagai bentuk penghormatan terhadap kebebasan pers dan dukungan terhadap peran media sebagai penyampai informasi yang akurat kepada publik.

Hubungan yang lebih terbuka antara pemerintah dan media seperti ini dinilai sangat penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintahan yang baru terbentuk.

Melalui forum-forum seperti ini, diharapkan kebijakan pemerintah dapat disampaikan secara lebih jelas dan dapat dipahami dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat.

Transparansi yang dibangun sejak awal masa kepemimpinan Prabowo diharapkan menjadi fondasi untuk pemerintahan yang akuntabel, terbuka terhadap kritik, dan mampu menjawab harapan publik secara nyata. (***)

Penulis: Diana Rama Pratiwi/Magang-UT

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #jurnalis #prabowo