RADAR BOGOR - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) hingga kini masih menyimpan rapat identitas ‘Bapak J’, sosok yang disebut telah resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pembina PSI.
Ketua DPP PSI, Bestari Barus, mengungkapkan bahwa pengumuman resmi terkait figur tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat.
Bestari menuturkan bahwa sejak lama dirinya berharap sosok yang dimaksud adalah Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Namun, keputusan final akan disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSI pada momen yang dianggap tepat.
Ia menyebut, pengumuman mengenai siapa sebenarnya “Mr. J” tidak akan memakan waktu lama.
Bestari menegaskan, pihaknya berharap “Bapak J” merupakan tokoh besar yang mampu membawa PSI menembus parlemen dan berperan penting dalam kancah politik nasional.
Ia meyakini, figur tersebut akan menjadi kekuatan baru yang mengangkat elektabilitas partai.
Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Andi Agtas Supratman memberikan sedikit bocoran mengenai sosok “Bapak J” saat menanggapi pertanyaan wartawan.
Supratman diketahui telah menandatangani SK Kepengurusan PSI periode 2025–2030, yang di dalamnya tercantum nama lengkap Ketua Dewan Pembina.
Kendati demikian, Supratman mengaku tidak begitu mengingat detail nama “Bapak J”. Ia hanya menyebut bahwa huruf setelah “J” kemungkinan besar adalah huruf ‘E’ atau ‘O’, tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Menurutnya, nama lengkap sudah tercantum dalam dokumen resmi pendaftaran kepengurusan PSI yang telah disahkan.
Spekulasi publik pun mulai mengerucut pada dua nama besar Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan politikus sekaligus pengusaha Jeffrie Geovanie.
Jokowi dikaitkan karena merupakan ayah dari Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, sekaligus dikenal dekat dengan partai tersebut.
Dalam sejumlah kesempatan, Jokowi bahkan sempat memberikan pembekalan kepada pengurus PSI dan menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh partai yang dipimpin putranya itu.
Sementara itu, Kaesang sebelumnya juga memberikan sedikit petunjuk terkait sosok “Bapak J”.
Ia menyebut bahwa figur tersebut memiliki dua latar belakang profesi, yakni politik dan bisnis.
Ciri-ciri ini memperkuat dugaan publik bahwa sosok “Bapak J” adalah salah satu dari dua tokoh besar yang telah santer disebutkan.
Meski teka-teki ini masih menjadi perbincangan hangat, publik kini menanti momen resmi ketika PSI akhirnya mengumumkan secara terbuka siapa sebenarnya ‘Bapak J’, sosok yang diyakini akan menjadi figur penting dalam perjalanan politik partai tersebut. (*)