Rusli Prihatevy Kembali Pimpin Golkar Kota Bogor, Target Naikkan Kursi dan Rebut Eksekutif

Fikri Rahmat Utama • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 22:53 WIB
Rusli Prihatevy kembali menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor usai terpilih secara aklamasi dalam Musda XI DPD Partai Golkar Kota Bogor di Braja Mustika, Jumat, 31 Juli 2026. (Fikri/Radar Bogor)
Rusli Prihatevy kembali menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor usai terpilih secara aklamasi dalam Musda XI DPD Partai Golkar Kota Bogor di Braja Mustika, Jumat, 31 Juli 2026. (Fikri/Radar Bogor)

RADAR BOGOR – Rusli Prihatevy kembali dipercaya memimpin DPD Partai Golkar Kota Bogor setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kota Bogor di Braja Mustika, Jumat, 31 Juli 2026.

Rusli terpilih secara aklamasi untuk melanjutkan kepemimpinannya pada periode berikutnya. Musda Kota Bogor juga menjadi yang pertama digelar di tingkat DPD II Partai Golkar se-Jawa Barat.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, mengapresiasi pelaksanaan Musda tersebut. Ia berharap Rusli mampu menjaga soliditas partai sekaligus meningkatkan capaian elektoral Golkar di Kota Bogor.

"Harapan saya tentu saja Kang Rusli bisa menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya, bisa merangkul seluruh komponen Partai Golkar. Tugas menghadapi pemilu berikutnya berat dan kami menargetkan Partai Golkar Kota Bogor bisa memenangkan kontestasi yang akan datang," ujar Daniel.

Daniel mengatakan tren perolehan kursi Partai Golkar di DPRD Kota Bogor terus meningkat. Saat ini Golkar menempati posisi kedua dengan tujuh kursi dan ditargetkan kembali menambah kursi pada Pemilu mendatang.

"Harapannya kenaikan kursi dari tujuh menjadi sepuluh atau sebelas bisa tercapai. PR berikutnya adalah merebut kontestasi eksekutif agar Kota Bogor juga dipimpin kader Partai Golkar," katanya.

Menurut Daniel, Kota Bogor dipilih menjadi daerah pertama yang menggelar Musda karena dinilai paling siap. Seluruh Musda DPD II Partai Golkar di Jawa Barat ditargetkan selesai paling lambat 31 Agustus 2026.

Baca Juga: FMP 2026 Resmi Dibuka, Merah Putih Siap Berkibar di Kota Bogor Sepanjang Agustus

"Kota Bogor menjadi yang pertama karena melihat kesiapan dan berbagai pertimbangan lainnya. Seluruh Musda di Jawa Barat ditargetkan selesai pada 31 Agustus," ucapnya.

Sementara itu, Rusli Prihatevy menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menilai amanah tersebut menjadi tanggung jawab besar yang harus dijalankan bersama seluruh kader Partai Golkar.

"Lima tahun ke belakang kita bersama-sama memiliki sejumlah pencapaian. Lima tahun ke depan kita ingin mewujudkan kemenangan dan kejayaan Partai Golkar. Tentunya saya tidak bisa sendiri dan membutuhkan dukungan seluruh kader," ujar Rusli.

Ia mengatakan langkah pertama yang akan dilakukan adalah mengevaluasi kepengurusan sebelumnya sekaligus menyusun struktur kepengurusan baru untuk periode 2025-2030.

Rusli juga memastikan Golkar Kota Bogor akan mempersiapkan strategi menghadapi kontestasi politik mendatang, termasuk peluang mengusung kader pada pemilihan kepala daerah.

"Terkait eksekutif masih berproses. Dengan perhitungan yang matang dan sesuai arahan DPD Partai Golkar Jawa Barat, mudah-mudahan ke depan ada rumusan terbaik sehingga Partai Golkar Kota Bogor bisa menduduki posisi eksekutif," katanya.

Menurut Rusli, peningkatan perolehan kursi legislatif harus dibarengi kerja nyata yang dirasakan masyarakat. Hal itu menjadi modal bagi Partai Golkar untuk meningkatkan kepercayaan publik pada Pemilu mendatang.

PR Besar Edukasi Pemilih Gen Z

Selain memperkuat konsolidasi internal, Golkar juga menghadapi tantangan meningkatkan partisipasi politik generasi muda. Edukasi politik bagi pemilih Generasi Z menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus disiapkan sejak dini mengingat kelompok ini akan menjadi salah satu basis pemilih terbesar pada Pemilu mendatang.

Rusli menilai pendekatan kepada pemilih muda harus dilakukan dengan cara yang lebih adaptif. Program partai harus dikemas sesuai kebutuhan generasi muda, termasuk memanfaatkan platform digital agar pesan politik dapat diterima lebih luas. (uma)

Editor : Eka Rahmawati
bogor golkar Rusli Prihatevy