250 Pengurus NasDem Bogor Dilantik, Asep Wahyuwijaya Ungkap Kunci Kekuatan

Siti Dewi Yanti • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 15:53 WIB
Ketua DPP Partai NasDem, Asep Wahyuwijaya hadiri pelantikan 250 pengurus DPRt dari 8 kecamatan Dapil 3 di Gedung Serbaguna Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Minggu (4/10/2026).
Ketua DPP Partai NasDem, Asep Wahyuwijaya hadiri pelantikan 250 pengurus DPRt dari 8 kecamatan Dapil 3 di Gedung Serbaguna Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Minggu (4/10/2026).

RADAR BOGOR - Konsolidasi Partai NasDem di Kabupaten Bogor, terus diperkuat hingga tingkat desa. 

Sebanyak 250 pengurus Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) dari delapan kecamatan di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 resmi dilantik di Gedung Serbaguna Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Minggu (4/10/2026).

Pelantikan tersebut, menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi NasDem di tingkat akar rumput. 

Para pengurus yang dilantik berasal dari Kecamatan Cijeruk, Ciawi, Cisarua, Megamendung, Ciomas, Caringin, Tamansari, dan Cigombong.

Baca Juga: Museum Layang-Layang Indonesia, Wisata Edukasi Unik dengan Koleksi dari Berbagai Negara

Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bogor, Dr. dr. Friedrich M. Rumintjap.

Sejumlah kader dan anggota DPRD Kabupaten Bogor turut hadir dalam kegiatan tersebut. 

Di antaranya Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Bogor sekaligus Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Bogor, Fahirmal Fahim.

Hadir pula Ketua Bappilu DPD Partai NasDem Kabupaten Bogor, sekaligus anggota DPRD Kabupaten Bogor Azwar Anas serta Bendahara DPD Partai NasDem Kabupaten Bogor sekaligus anggota DPRD Kabupaten Bogor Santi Nur Sadiman.

Dari jajaran DPW Partai NasDem Jawa Barat, kegiatan itu turut dihadiri Wakil Ketua Bidang Kehutanan, Arifin, S.Hut.

Asep Wahyuwijaya Ingatkan Makna Politik

Lebih dari sekadar seremoni organisasi, pelantikan ratusan pengurus DPRt tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang pendidikan politik bagi kader.

Ketua DPP Partai NasDem, Asep Wahyuwijaya mengingatkan para pengurus agar tidak memandang politik sebatas upaya memperoleh kekuasaan.

Menurut Asep, kekuasaan semestinya digunakan sebagai sarana untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kekuasaan yang kita pegang harus menjadi wasilah kebaikan bagi masyarakat. Politik harus berangkat dari pikiran-pikiran baik dan spirit restorasi atau perubahan,” ujar Asep Wahyuwijaya.

Baca Juga: Usaha Depot Air Minum di Kota Bogor Menjamur, yang Punya Izin Baru 3

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Barat V yang meliputi Kabupaten Bogor itu juga mengungkapkan, alasannya merasa nyaman berpolitik bersama NasDem.

Pria yang akrab disapa Kang AW tersebut menilai, NasDem memiliki fondasi gagasan dan semangat pengabdian yang menjadi daya tarik tersendiri.

Politik Tanpa Mahar dan Semangat Kesetaraan

Asep turut menyinggung prinsip politik tanpa mahar yang menurutnya terus dijaga DPD Partai NasDem Kabupaten Bogor.

Baginya, prinsip tersebut bukan sekadar slogan, tetapi menjadi bagian dari tradisi politik yang memberi ruang kesetaraan bagi para kader.

Ia juga mengaitkan, semangat kesetaraan itu dengan kiprah Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. 

Menurut Kang AW, nilai tersebut menjadi salah satu hal yang perlu terus dipertahankan dalam perjalanan partai.

“Tidak ada perkumpulan dan persatuan yang dapat terbangun serta terkonsolidasi tanpa spirit kesetaraan di antara para pemangku kepentingan,” katanya.

Ia menilai, konsolidasi organisasi di tingkat bawah menjadi penting karena kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh struktur di tingkat pusat atau daerah.

Soliditas hingga tingkat desa, kata dia, menjadi bagian penting untuk memastikan gagasan politik dapat diterjemahkan menjadi gerakan yang memberi dampak bagi masyarakat.

Konsolidasi Partai Harus Bermuara pada Rakyat

Kang AW juga menyinggung perkembangan perolehan kursi Partai NasDem di Kabupaten Bogor yang menurutnya tidak terlepas dari upaya menjaga semangat kesetaraan di internal partai.

Namun, pertumbuhan kekuatan politik tersebut dinilai tidak boleh berhenti pada bertambahnya jumlah kursi atau posisi politik.

Baca Juga: Motor Listrik Tersendat Saat Digas? Ini 3 Penyebab yang Perlu Dicek

Menurutnya, seluruh kekuatan organisasi harus diarahkan untuk memperbesar kemanfaatan bagi masyarakat.

“Pada akhirnya, kemanfaatan bagi rakyat tidak akan hadir tanpa pikiran dan gerakan yang solid dari partai politiknya,” pungkas Asep Wahyuwijaya.

Pelantikan 250 pengurus DPRt di Dapil 3 Kabupaten Bogor itu pun menjadi momentum, untuk memperkuat struktur NasDem hingga tingkat desa sekaligus menyatukan langkah kader agar kerja politik tidak berhenti pada kepentingan elektoral, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
bogor Asep Wahyuwijaya nasdem