Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sang Dewi Menuju Vietnam, Ketut Permata Juliastrid Sari Wakili Indonesia di Edisi Perdana Miss Cosmo 2024

Lucky Lukman Nul Hakim • Sabtu, 7 September 2024 | 08:04 WIB
Puteri Indonesia Pariwisata 2024, Ketut Permata Juliastrid.
Puteri Indonesia Pariwisata 2024, Ketut Permata Juliastrid.

RADAR BOGOR - Puteri Indonesia Pariwisata 2024 Ketut Permata Juliastrid Sari bakal mengikuti kontes kecantikan internasional pertamanya.

Perempuan asal Bali itu menjadi wakil Indonesia di ajang Miss Cosmo 2024, yang bakal diadakan pertama kalinya di Vietnam.

Malam puncak Miss Cosmo 2024 akan berlangsung pada 5 Oktober mendatang di Ho Chi Minh City, Vietnam.

Sebelumnya, mulai 15 September mendatang, Permata akan mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan bersama para kontestan lain.

Rabu (4/9) sore, di Senayan Golf, Jakarta Pusat, Permata memaparkan sejumlah hal yang dipersiapkannya untuk Miss Cosmo 2024.

Salah satunya, kostum nasional The Endless Stream of Saraswati Goddess karya Inggi Kendran. 

Miss Cosmo tahun ini adalah edisi perdana. Bagaimana cara Permata mencari tahu ajang ini untuk menyiapkan strategi dan diri?

Beberapa waktu lalu, saya dapat kesempatan untuk menghadiri jumpa pers peresmian Miss Cosmo di Vietnam.

Saya bisa lihat gambaran Miss Cosmo seperti apa.

Pihak Miss Cosmo sangat transparan dan up to date dalam memberikan informasi, tertera di media sosial dan website.

Persiapan Permata menuju Miss Cosmo 2024, sejak Permata dinobatkan sebagai Puteri Indonesia Pariwisata 2024 hingga segera berangkat ke Vietnam, hanya 6 bulan. Bagaimana Permata mempersiapkan diri?

Saya bersyukur punya banyak senior yang membantu saya mempersiapkan diri. Strategi saya tinggal melakukan yang terbaik. Para mentor saya juga mengingatkan saya untuk enjoy everything, nggak usah kepikiran untuk masuk placement. Enjoy, let God do the rest.

Di talent show nanti, Permata akan menyanyi, bermain biola, dan menari Bali. Bagaimana menyiapkan itu semua?

Kebetulan untuk menyanyi, saya dulu pernah ikut paduan suara. Tantangannya sekarang adalah bagaimana menyanyi solo dengan percaya diri.

Sama mas Baim (Ibrahim Imran,Red) dan kak Artika Sari Devi, saya dibantu menemukan potensi dalam suara saya. Syukurlah saya bisa membawakan lagu Janger dengan luwes.

Untuk menarinya, saya dibantu kak Angga Arisman. Tariannya masih kejutan,ya.

Lalu, bagaimana dengan bermain biola?

Dari kecil saya bermain biola karena melihat kakak saya main biola. Nah, pas SMP, saya sempat berhenti main biola.

Untuk persiapan Miss Cosmo 2024, saya harus refresh memori dan kemampuan main biola lagi. Syukurlah sekali lagi saya dibantu mas Baim, kak Artika, dan kak Angga untuk berlatih tiap hari.

Untuk kostum nasional, Permata tampil dalam kostum yang terinspirasi dewi Saraswati, dewi ilmu pengetahuan dan seni yang sangat terkenal di Bali. Apakah Permata juga menyumbangkan saran untuk Inggi?

Kami sempat berpikir dan diskusi, apakah mau kostum yang cantik dan anggun, atau kostum yang magis. Pada akhirnya kami memilih dewi Saraswati yang terasa klik di kami. Kami ingin memberitahukan kepada dunia bahwa perempuan Indonesia itu pintar dan cantik.

Apa advokasi yang hendak Permata bawa ke Miss Cosmo 2024?

Advoksasi saya di Puteri Indonesia itu sustainable tourism. Nah, untuk Miss Cosmo, saya mau angkat cultural preservation atau pelestarian budaya. Saya tumbuh besar di Bali dan saya bangga pada budaya Bali. Seiring waktu, budaya semakin mudah dilupakan. Dengan membawa cultural preservation ke Miss Cosmo, saya berharap banyak orang sadar bahwa budaya kita adalah salah satu aspek pembentuk diri kita.

Puteri Indonesia 2024, Harashta Haifa Zahra, yang adalah rekan Permata, berhasil memenangkan Miss Supranational 2024 Juli lalu. Apakah Permata sempat terbebani lantaran merasa harus mengikuti pencapaian menang di ajang internasional?

Awalnya, jujur sih, iya. Ketika Harashta membuktikan bahwa Indonesia bisa menang, saya merasa juga harus bisa. Saya merasa harus bisa membanggakan Indonesia kedua kalinya tahun ini di panggung internasional. Tapi setelah saya pikirkan lagi, yang penting adalah saya mengusahakan yang terbaik dan saya harap dengan segala persiapan, perjuangan, serta restu Tuhan Yang Mahaesa, saya bisa membawa pulang mahkota Miss Cosmo 2024. (len)

The Endless Stream of Saraswati Goddes karya Inggi Kendran

1. Sebagai inner, Permata mengenakan kebaya Bali berwarna biru muda dari brokat.

2. Kisaran bobot 10-15 kilogram, dengan tinggi total 2 meter. Kostum dibuat selama 2 minggu.

3. Bagian sayap kostum, body, dan mahkota dibuat dari cetakan resin, plastik, dan lempengan logam. Kostum dihiasi ornamen bulu merak sintetis dan miniatur bunga lotus serta angsa, hewan tunggangan dewi Saraswati.

4. Saraswati memiliki aspek genitri yang bermakna terus-menerus dan tak berkesudahan. Ini sangat cocok dengan aspek advokasi sustainability dan pelestarian budaya yang diangkat Permata.

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#Ketut Permata Juliastrid Sari #Puteri Indonesia Pariwisata 2024 #Miss Cosmo 2024