Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Profil dan Perjalanan Karier Ray Sahetapy, Aktor Legendaris yang Meninggal di Usia 68 Tahun

Eka Rahmawati • Rabu, 2 April 2025 | 05:40 WIB
Ray Sahetapy semasa muda dan saat ini.
Ray Sahetapy semasa muda dan saat ini.

RADAR BOGOR - Aktor Ray Sahetapy dikabarkan meninggal dunia pada usia 68 tahun. Beriku profil dan perjalanan karier Ray Sahetapy yang juga mantan suami penyanyi Dewi Yull.

Kabar kepergian sang akor diketahui melalui unggahan putranya Surya Sahetapy di media sosial, Selasa (1/4/2025). Surya membagikan momen foto bersama sang ayah seraya menuliskan keterangan,  "Selamat jalan, Ayah."

"We always cherish the memories of our time with you.  Titip salam cinta dan kangen ke kak Gisca," tulis Surya di Instagram @suryasahetapy.

Kabar ini pun menyedot perhatian dan dibanjiri doa serta ucapan dukacita termasuk dari para selebriti. Salah satunya mantan istri Ray yang juga ibunda Surya Sahetapy, Dewi Yull.

"Innalillahi wa Inna Illaihi Roji'un semoga Alm. diberi tempat indah di sisi Allah diterima segala amal baiknya," tulis Dewi Yull.

Profil Ray Sahetapy

Dirangkum dari berbagai sumber Ray Sahetapy merupakan aktor yang lahir di Donggala, Sulawesi Tengah tanggal 1 Januari 1957. Pemilik nama lengkap Ferenc Raymon Sahetapy itu kini berusia 68 tahun.

Ray dikenal sebagai aktor legendaris dan paling populer pada masanya. Dalam berakting ia dikenal kerap memerankan karakter secara maksimal.

Sejak kecil, Ray menghabuskannya di Panti Asuhan Yatim Warga Indonesia di Surabaya, Jawa Timur. Ia memiliki cita-cita menjadi aktor sejak remaja hingga akhirnya melanjutkan pendidikan di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) pada 1977.

Ia telah berkecimpung di dunia akting sejak era 1980-an. Dari masa ke masa atau selama 4 dekade, ayah 4 anak itu telah menjalani berbagai peran.  

Salah satu aktingnya yang paling menonjol pada masanya yakni Ponirah Terpidana yang dirilis tahun 1983 silam.

Tak hanya itu aktingnya pada film Tatkala Mimpi Berakhir di tahun 1987 dan Jangan Bilang Siapa-Siapa pada 1990 sukses mencuri perhatian publik pada masanya.

Selama berkiprah di dunia seni peran Indonesua ia kerap masuk dalam nominasi Festival Film Indonesia sejak 1984 kategori pemeran utama pria terbaik. Hingga 1990 atau 7 kali masuk nominasi Festival Film Indonesia dan belum berhasil menang, tetapi kiprahnya di dunia akting tak diragukan.

Penghargaan diraih Ray pada 2013 pada Indonesian Movie Actors Awards kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik. Ia juga menyabet kategori Pemeran Pembantu Pria Terpuji Film Bioskop dalam ajang Festival Film Bandung di 2015. 

Sejak tahun 1980 sederet film telah dibintanginya hingga 2024 ia memerankan tokoh Abi pada film Lokananta. Selaim film, Ray juga kerap terlibat dalam sinetron atau serial tv, serial web hingga FTV. 

Dalam kehidupan asmara Ray Sahetapy menikah dengan Dewi Yull pada tahun 1981. Sempat ditentang keluarga Dewi Yull karena perbedaan agama, tetapi kemudian Ray mualaf.

Pernikahan Ray Sahetapy dan Dewi Yull Pasangan dikarunia 4 anak. Mereka adalah Giscka Putri Agustina Sahetapy, Rama Putra Sahetapy, Surya Sahetapy, dan Muhammad Raya Sahetapy.

Namun pernikahan tersebut berakhir dengan perceraian pada 2004. Ray lalu menikah lagi dengan Sri Respatini Kusumastuti.

Sementara itu di media sosial, Ray Sahetapy memiliki akun Instagram @raysahetapy dan telah memiliki 41,9 ribu pengikut. 

Warganet pun membanjiri media sosial Ray dengan ucapan dukacita dan doa atas kepergian aktor kawakan tersebut. 

Di media sosial, Ray sering membagikan aktivitasnya, salah satunya momen bersama putranya Surya Putra Sahetapy.

Ray mengucapkan selamat kepada Surya Sahetapy atas pencapaiannya sebagai disabilitas laki-laki pertama yang lulus S2 dan mendapat perhargaan MURI.

Ia mengungkapkan, Surya dan sang kakak Almarhumah Gisca Sahetapy telah menginspirasinya untuk membangun teater tuli yakni Teater Tujuh.

Editor : Eka Rahmawati
#profil #perjalanan karier #legendaris #Ray Sahetapy #meninggal