Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dicurigai Menggunakan Obat-obatan Terlarang, Pelantun Lagu Gangnam Style Park Jae-sang Diperiksa Polisi

Yosep Awaludin • Selasa, 9 September 2025 | 09:20 WIB
Park Jae-Sang yang fenomenal dengan lagu Gangnam Style.
Park Jae-Sang yang fenomenal dengan lagu Gangnam Style.

RADAR BOGOR - Park Jae-Sang atau yang sering dikenal sebagai PSY merupakan seorang penyanyi asal Korea Selatan yang dikenal oleh dunia melalui lagu fenomenalnya Gangnam Style.

Park Jae-Sang kembali menjadi sorotan publik terkait dugaan penyalahgunaan prosedur dalam mendapatkan obat psikotropika.

Pada 8 September 2025, kepolisian Seoul mengadakan pers terkait pemanggilan Park Jae-Sang untuk menjalankan pemeriksaan secara resmi.

Polisi sedang menyelidiki dan menganalisis barang bukti yang telah disita dan sudah mengintrogasi sejumlah individu.

Penyelidikan ini berfokus dalam bagaimana resep obat psikotropika dapat keluar tanpa adanya pemeriksaan secara langsung sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini bermula pada penyelidikan awal kepada seorang profesor rumah sakit Universitas Seoul yang diguga telah meresepkan obat tidur sepeti Xanax dan Stilnox untuk Park Jae-Sang sejak 2022 tanpa melakukan pemeriksaan secara langsung.

Berdasarkan laporan, Park Jae-Sang sering meminta manajer atau orang lain untuk mengambil obat tersebut.

Undang Undang Kedokteran Korea Selatan secara tegas telah mengatur bahwa resep hanya boleh diberikan kepada pasien yang melakukan pemeriksaan secara tatap muka bersama dokternya.

Aturan ini diciptakan agar tidak ada penyalahgunaan terhadap obat-obatan, terlebih dua nama obat tersebut memiliki risiko yang tinggi terhadap ketergantunagn dan kecanduan.

Park Jae-Sang memiliki gangguan tidur kronis. Tekanan sebagai publik figur, jadwal yang padat dan ekspektasi dari dunia hiburan membuatnya memiliki gangguan kesehatan mental.

Dalam pernyataan resminya, agensi Park Jae-Sang mengakui adanya kelalaian. Mereka meminta karena Park Jae-Sang menerima resep obat atas nama orang lain. Agensi menegaskan bahwa PSY meminum obat sesuai dosis yang diarahkan dokter.

Kasus Park Jae-Sang dapat menjadi pengingat bagi masyarakat luas tentang pentingnya kesehatan mental. Gangguan tidur, kecemasan, dan depresi bukan hal sepele. Mereka yang mengalaminya membutuhkan dukungan, bukan stigma.

Namun pada saat yang sama, kepercayaan pada sistem medis juga harus dijaga. Transparansi, aturan yang jelas, dan kepatuhan terhadap prosedur menjadi kunci agar kasus serupa tidak terulang.

Pada akhirnya, kasus ini bukan sekadar tentang seorang bintang besar yang terjerat aturan, melainkan tentang manusia yang tengah mencari jalan keluar dari penderitaan panjang akibat gangguan tidur.

Sebuah kisah yang menyentuh, sekaligus menjadi refleksi bagi kita semua bahwa kesehatan mental adalah hak setiap orang—dan harus diperjuangkan dengan cara yang benar. (***)

Penulis: Yumna Siti Nur ‘Aini | PKL-SV IPB
Sumber: Youtube never entertainment

Editor : Yosep Awaludin
#korea selatan #Park Jae-sang #gangnam style