Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Divonis Tiga Tahun Penjara, Aktor Moon Taeil Ajukan Banding, Minta Keringanan Tanpa Tanda Penyesalan Mendalam

Yosep Awaludin • Kamis, 18 September 2025 | 08:40 WIB
Foto aktor Moon Taeil yang akan menjalani sidang banding.
Foto aktor Moon Taeil yang akan menjalani sidang banding.

RADAR BOGOR - Mantan anggota grup NCT, Moon Taeil, kembali menjadi sorotan publik setelah menjalani sidang banding atas kasus perbuatan tak senonoh yang melibatkan seorang turis asing.

Sidang banding yang dijalani Moon Taeil ini digelar pada hari Rabu 17 September 2025, oleh Divisi Kriminal 11-3 Pengadilan Tinggi Seoul.

Kasus ini mencuat ke permukaan setelah korban melaporkan kejadian tersebut pada pertengahan Juni 2024.

Moon Taeil dan dua rekannya dituduh melakukan perbuatan tak senonoh terhadap korban yang tengah dalam kondisi tidak sadar di kediaman salah satu terdakwa di daerah Bangbae-dong.

Meski telah mengakui semua tuduhan, Moon Taeil tidak menunjukkan refleksi yang mendalam.

Dalam persidangan, ia lebih banyak memohon keringanan hukuman, menyebut masa depannya yang hancur, dan kesulitan ekonomi yang kini dialami keluarganya.

Pihak jaksa menganggap permohonan ini tidak relevan dengan tingkat keseriusan kejahatan yang dilakukan.

Jaksa menyoroti bahwa tindakan para terdakwa bukan spontan, tetapi menunjukkan adanya indikasi perencanaan sejak awal, mulai dari pertemuan di klub malam hingga membawa korban ke lokasi kejadian.

Dalam sidang sebelumnya, Moon Taeil dan dua terdakwa lainnya telah dijatuhi hukuman tiga tahun enam bulan penjara dan diwajibkan mengikuti program rehabilitasi pelaku kekerasan. Namun, baik jaksa maupun para terdakwa mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Moon Taeil menyampaikan permintaan maaf kepada korban melalui pengacaranya, dan mengklaim telah menjalani konseling serta pelatihan pencegahan kekerasan seksual.

Ia juga menyebut bahwa korban telah menerima permintaan maaf dan tidak menginginkan hukuman lebih lanjut, namun pernyataan ini tidak memengaruhi keputusan hukum secara signifikan.

Pihak kuasa hukum Moon Taeil mengklaim bahwa terdakwa menyerahkan diri secara sukarela dan bekerja sama selama penyelidikan.

Namun, jaksa menilai hal itu sebagai strategi yang sudah dirancang setelah mereka mengetahui bahwa polisi mulai menyelidiki kasus ini secara intensif.

Kasus ini telah menimbulkan kerugian besar bagi Taeil secara profesional. SM Entertainment secara resmi mengakhiri kontraknya pada Oktober 2024, menyatakan bahwa tindakan sang artis tidak dapat ditoleransi dan telah merusak kepercayaan publik.

Jaksa penuntut juga mengungkapkan bahwa isi percakapan dalam grup chat menunjukkan adanya kesadaran bahwa korban adalah orang asing dan upaya untuk menyembunyikan lokasi kejadian dari pelacakan pihak berwenang.

Dalam keterangannya di sidang banding, Moon Taeil hanya menekankan rasa sesalnya dan memohon agar hukuman diringankan, menyebutkan kondisi fisik dan mentalnya yang menurun akibat insiden tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa ibunya harus berhenti bekerja akibat tekanan publik.

Sementara terdakwa lain menyampaikan surat refleksi kepada pengadilan, Taeil justru memilih jalur petisi pribadi untuk meminta pengampunan, memperlihatkan perbedaan pendekatan dalam menghadapi proses hukum ini.

Publik menilai bahwa permohonan keringanan hukuman tanpa ekspresi penyesalan yang kuat memperkuat kesan bahwa tidak ada refleksi moral yang tulus dari pihak Taeil. Hal ini memicu kritik luas di media sosial dan komunitas penggemar.

Kasus ini menjadi peringatan serius bahwa popularitas tidak bisa menjadi tameng dari tanggung jawab hukum.

Pengadilan akan terus menggali fakta dan mempertimbangkan semua aspek sebelum memutuskan nasib akhir dari para terdakwa dalam kasus ini.

Dengan sidang banding yang sedang berlangsung, perhatian kini tertuju pada bagaimana hakim akan menanggapi permintaan keringanan hukuman dari Moon Taeil.

Putusan akhir nantinya akan menjadi tolok ukur bagaimana keadilan ditegakkan dalam kasus kekerasan yang melibatkan publik figur. (***)

Penulis: Josephine Lahagu | PKL-SV IPB
Sumber: entertain.naver.com

Editor : Yosep Awaludin
#moon taeil #sidang banding #ntc