Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Nada Tarina, Putri Deddy Corbuzier, Membagikan Kisah Perjuangan Pasca Operasi Skoliosis yang Mengubah Hidupnya

Yosep Awaludin • Jumat, 26 September 2025 | 18:40 WIB
Nada Tarina bersama sang ayah Deddy Corbuzier usai menjalani operasi skoliosis.
Nada Tarina bersama sang ayah Deddy Corbuzier usai menjalani operasi skoliosis.

RADAR BOGOR - Putri presenter terkenal Deddy Corbuzier, Nada Tarina, baru saja melewati momen penting dalam hidupnya. Ia berbagi kisahnya setelah menjalani operasi skoliosis sebulan lalu di akun Instagram pribadinya.

Nada Tarina menyatakan bahwa dia sebelumnya tidak pernah merasakan sakit atau tinggal di rumah sakit, yang membedakannya dari pengalaman banyak orang. Salah satu tantangan terbesar dalam hidupnya adalah operasi besar ini.

Dalam unggahannya, Nada Tarina mengungkapkan kesulitan yang menyertai proses pemulihan.

Ia mengalami operasi yang memakan waktu dan harus tinggal di rumah sakit selama 12 hari. Setiap gerakan sederhana, seperti duduk dan berdiri, terasa sakit dan sulit.

Selain mengalami sakit secara fisik, Nada Tarina juga menghadapi kesedihan mendalam. Ia harus meninggalkan aktivitas yang sangat dicintainya, seperti balet dan menari.

Untuk fokus pada penyembuhan, ia harus meninggalkan hal-hal yang selama ini menjadi bagian dari identitasnya.

Seiring berjalannya waktu, keadaan Nada terus membaik. Ia mengatakan bahwa rasa sakit yang ia rasakan mulai berkurang secara signifikan setelah satu bulan pasca operasi.

Ia mulai mencoba kembali beberapa hobi lamanya secara bertahap dan dapat melakukan aktivitas harian dengan lebih leluasa.

Nada yakin bahwa setiap pengorbanan sangat berharga meskipun perjalanan yang ia hadapi sangat sulit.

Kini ia merasa lebih sehat dan lebih kuat, serta percaya bahwa suatu hari nanti ia akan sembuh dari nyeri punggungnya yang mengganggunya selama ini.

Bekas luka operasi di punggungnya, akan selalu menjadi pengingat perjuangan dan kemenangan pribadinya. Bekas luka itu baginya bukan sekadar tanda, tetapi cerita yang patut diceritakan.

Selain itu, Nada juga mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah membantu selama masa sulitnya.

Dia sangat bergantung pada teman, keluarga, dan pendukungnya, terutama ayah Deddy Corbuzier yang mendukungnya.

Perjalanan Nada Tarina adalah menjadi kisah yang luar biasa tentang bagaimana seseorang dapat melewati masa-masa sulit dengan semangat dan tekad yang kuat.

Cerita Nada menunjukkan betapa pentingnya mendapatkan dukungan mental dan sosial selama pemulihan medis. Selain luka fisik, rasa syukur dan kebanggaan diri adalah obat kuat untuk luka hati.

Nada berharap bisa kembali beraktivitas dengan lebih baik ke depan. Semangatnya untuk menjalani hidup terus hidup dan menjadi inspirasi bagi banyak orang, meskipun ada batasan baru yang harus diterima.

Kisahnya mendorong banyak orang untuk tidak takut menghadapi masalah kesehatan. Ketika kamu ingin meningkatkan kualitas hidup, maka harus berani menerima kenyataan bahwa kamu harus berjuang selama proses pemulihan berlangsung.

Nada Tarina telah menunjukkan bahwa kesedihan dapat menghasilkan kekuatan dan harapan. Ia sekarang menjadi teladan yang membawa keberanian di tengah kegelapan rasa sakit.

Di balik setiap luka, ada kisah yang luar biasa. Nada mengajak kita semua untuk bangga dengan perjalanan hidup kita, apapun bentuknya, karena itulah yang membuat kita kuat dan berarti. (***)

Penulis: Mutia Silviani/Magang Universitas BSI Depok
Sumber: Instagram @kuyentertainment dan @nada_tarina_putri

Editor : Yosep Awaludin
#deddy corbuizer #operasi #Nadia Tarina