Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kontroversi Komika Park Na rae Berlanjut, Tuduhan Penyalahgunaan Kekuasaan hingga Sorotan Kebiasaan Minum

Yosep Awaludin • Kamis, 18 Desember 2025 | 09:20 WIB
Komika Park Na rae.
Komika Park Na rae.

RADAR BOGOR – Kontroversi yang menjerat komika Park Na rae terus berkembang dan menarik perhatian publik.

Awalnya, polemik ini mencuat setelah mantan manajer Park Na rae menuduh adanya penyalahgunaan kekuasaan dan perundungan di tempat kerja.

Dikutip dari Naver Entertainment, alih-alih meredakan situasi, pernyataan awal dari agensi Park Na rae justru menuai kritik karena dinilai terlalu emosional.

Dalam pernyataannya, pihak agensi menyebut, Park Narae mengalami tekanan emosional dan guncangan psikologis yang signifikan karena pengunduran diri mendadak mantan rekan kerjanya, tuduhan tak berdasar selanjutnya, meningkatnya tuntutan suap, dan tekanan dari media.

Park Na rae kemudian memberikan klarifikasi secara langsung. Ia membantah tuduhan tersebut dan menggambarkan hubungannya dengan para manajer sangat dekat. “Dua manajer yang sudah seperti keluarga tiba-tiba mengundurkan diri,” ujarnya.

Ia juga menyebut tudingan penyalahgunaan kekuasaan sebagai kesalahpahaman, seraya menambahkan.

“Sampai baru-baru ini, saya tidak diberi kesempatan untuk berbicara dengan pihak-pihak yang terlibat, yang menyebabkan kesalahpahaman yang semakin besar,” katanya.

Namun, pernyataan itu segera dipatahkan oleh pengakuan mantan manajernya, A. Ia menegaskan tidak ada kesepakatan atau permintaan maaf yang terjadi.

“Memang benar saya bertemu dengan Park Na-rae pagi-pagi sekali dan berbicara selama sekitar tiga jam, tetapi saya tidak menerima permintaan maaf dan tidak ada kesepakatan antara kedua pihak,” katanya.

A bahkan mengungkap bahwa ketika ia menyatakan tidak sanggup melanjutkan situasi tersebut, Park Na rae justru merespons. “Kalau begitu mari kita gugat,” katanya.

Isu ini semakin memanas setelah YouTuber Lee Jin ho mengungkap klaim terkait kondisi kerja mantan manajer Park Na rae.

Ia menyebut dua manajer perempuan harus siaga hampir 24 jam, bekerja hingga 26 jam nonstop, dengan beban kerja yang seharusnya ditangani beberapa orang.

Selain itu, mereka diklaim menalangi biaya pesta dengan dana pribadi tanpa penggantian yang layak.

Tak berhenti di situ, tuduhan lain pun mencuat, termasuk dugaan praktik medis ilegal yang dikenal sebagai ‘Gerbang Jusaimo’.

Park Na rae dituding menerima resep palsu, obat tidur, hingga infus dari pihak yang tidak berlisensi, seperti yang disebut “bibi suntik” dan “bibi penipu”.

Di tengah tekanan publik yang semakin besar, Park Na rae akhirnya mengubah pendekatannya. Ia menyatakan akan fokus pada jalur hukum dan menghentikan pernyataan publik.

“Saya akan menahan diri untuk tidak membuat pernyataan atau penjelasan publik lebih lanjut. Saya percaya masalah ini bukan masalah perasaan atau hubungan pribadi, melainkan masalah yang harus dikonfirmasi secara objektif melalui prosedur resmi,” ujarnya.

Di sisi lain, publik kembali menyoroti kebiasaan minum Park Na rae setelah potongan tayangan lama MBC Radio Star tahun 2016 kembali viral.

Dalam episode tersebut, Yang Se-hyung mengenang momen mabuk Park Na rae. Sorotan ini semakin tajam setelah terungkap bahwa Park Na rae sempat mengonsumsi alkohol saat bertemu mantan manajernya untuk membahas kesepakatan.

Hal tersebut memicu kritik baru dari warganet yang menilai sikapnya tidak pantas di tengah konflik serius. Dalam pernyataan terbaru kepada Ilgan Sports, Park Na-rae kembali menegaskan posisinya.

“Masih ada beberapa aspek dari isu yang diangkat yang memerlukan verifikasi fakta yang cermat, jadi saat ini kami sedang dalam proses hukum,” katanya.

Meski demikian, absennya permintaan maaf secara tegas membuat kekecewaan publik terus berlanjut.

Saat ini, Park Na rae diketahui menghadapi enam proses hukum, lima di antaranya berupa laporan terhadap dirinya.

Sementara satu laporan ia ajukan kepada mantan manajernya atas dugaan percobaan pemerasan. Seluruh kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian. (Yumna/SV IPB)

Editor : Yosep Awaludin
#kontroversi #manajer #Park Na Rae