Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Perankan Pahlawan Asal Makassar Emmy Saelan, Beby Tsabina Siap Kembali ke Layar Lebar

Yosep Awaludin • Minggu, 5 April 2026 | 09:20 WIB
Beby Tsabina perankan Emmy Saelan dalam film biopik Emmy. (Foto: Instagram @bebytsabina dan @dennysiregarproduction)
Beby Tsabina perankan Emmy Saelan dalam film biopik Emmy. (Foto: Instagram @bebytsabina dan @dennysiregarproduction)

RADAR BOGOR - Nama Beby Tsabina kembali mencuri perhatian. Aktris muda berusia 23 tahun ini dipercaya memerankan sosok pahlawan perempuan asal Makassar dalam film biopik berjudul Emmy.

Film produksi Denny Siregar Production yang diperankan Beby Tsabina ini, mengangkat kisah hidup Emmy Saelan, seorang perawat sekaligus pejuang yang gugur dalam pertempuran melawan tentara Belanda. 

Disutradarai Emil Heradi, film Emmy Saelan yang diperankan Beby Tsabina ini mencoba menghadirkan sisi lain dari sejarah yang jarang tersorot.

Baca Juga: Film Na Willa Tembus 1 Juta Penonton, Raih Antusiasme Tinggi di Bioskop

Berdasarkan wawancara saat press conference yang diunggah melalui akun TikTok @filmusiku, Beby tidak serta-merta mendapatkan peran tersebut. Ia harus melalui proses casting sebelum akhirnya terpilih.

Setelah dinyatakan lolos, ia langsung menjalani berbagai persiapan intensif, mulai dari workshop hingga simulasi medis di kondisi lapangan.

Dalam wawancara yang sama, Beby mengaku langsung tertarik sejak pertama membaca sinopsis.

Baca Juga: Hujan Deras Picu Puluhan Bencana di Berbagai Wilayah di Kabupaten Bogor, Sehari 23 Kejadian 

Menurutnya, karakter Emmy digambarkan secara rinci, mulai dari latar belakang, sifat, hingga motivasi hidup, sehingga memudahkannya dalam mendalami peran.

Pendalaman karakter tidak hanya berhenti pada aspek emosional. Beby Tsabina juga mendapatkan pelatihan teknis terkait dengan penanganan medis darurat di situasi perang.

Ia belajar bagaimana merawat korban luka dalam kondisi terbatas, bahkan tanpa peralatan medis yang memadai.

Baca Juga: Kabar Baik untuk KPM! Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Dipercepat, Ini Bocoran Jadwal Pencairannya

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dibagikan Instagram @dennysiregarproduction, kisah Emmy Saelan sendiri dikenal sebagai salah satu potret keberanian perempuan di masa perjuangan.  

Dalam salah satu peristiwa pertempuran melawan pasukan Belanda yang dipimpin Raymond Westerling, Emmy memilih mengorbankan dirinya dengan meledakkan granat demi melindungi rekan-rekannya.

Proses produksi film Emmy sendiri telah memasuki tahap awal yang ditandai dengan acara syukuran dan konferensi pers pada 27 Maret 2026 yang juga menjadi momen perkenalan para pemain kepada publik.

Lebih dari sekadar film perang, Emmy mencoba merangkai kisah tentang keberanian, cinta, dan pengorbanan dalam satu waktu.

Baca Juga: Canggih, AWS Komunitas IPB University Bantu Petani Prediksi Cuaca dan Cegah Gagal Panen

Sosok Emmy tidak hanya ditampilkan sebagai pejuang, tetapi juga sebagai manusia dengan harapan dan ketakutannya, yang tetap memilih berdiri di garis depan.

Di tengah riuhnya kisah besar para tokoh nasional, nama Emmy Saelan mungkin belum banyak dikenal.

Namun, melalui film ini, kisahnya seolah dipanggil kembali untuk diingat, dipahami, dan dikenang oleh generasi hari ini.

Baca Juga: TPT di Bojonggede Bogor Longsor, Satu Rumah Rusak Berat, Tiga Warga Dilarikan ke Rumah Sakit

Film Emmy diharapkan dapat menjadi jembatan bagi generasi muda untuk mengenal sejarah dari sudut yang lebih dekat, bukan hanya sebagai catatan masa lalu, melainkan juga sebagai cerita yang masih relevan hingga kini. (Sarah/Unpad)

Editor : Yosep Awaludin
#Beby Tsabina #film biopik #pahlawan