RADAR BOGOR – Konten kreator sekaligus anggota keluarga Gen Halilintar, Saaih Halilintar, kembali menjadi perbincangan publik setelah videonya yang memperlihatkan dirinya beraktivitas menggunakan seekor kuda viral di media sosial.
Aksi Saaih Halilintar itu memicu berbagai tanggapan, mulai dari rasa penasaran hingga kekhawatiran terkait keselamatan hewan yang digunakan.
Dalam video yang beredar, Saaih Halilintar terlihat menunggangi kuda saat melakukan aktivitas sehari-hari, seperti membeli makanan hingga berbelanja kebutuhan bulanan di kawasan perkotaan.
Konten tersebut dengan cepat menyita perhatian warganet dan memunculkan beragam komentar.
Menanggapi respons publik, Saaih akhirnya memberikan penjelasan mengenai tujuan di balik aksinya tersebut.
Ia menyebut aktivitas itu merupakan bagian dari sebuah eksperimen untuk mencoba moda transportasi alternatif yang tidak bergantung pada bahan bakar minyak (BBM).
Baca Juga: Juventus Pantau Kerim Alajbegovic, Leverkusen Pasang Harga Rp30 Juta Euro
Berawal dari Ide Mencari Transportasi Alternatif
Saaih mengungkapkan bahwa ide menggunakan kuda muncul setelah dirinya memikirkan berbagai alternatif transportasi di tengah isu kenaikan harga BBM.
Menurutnya, ia ingin mencoba secara langsung bagaimana rasanya menggunakan moda transportasi non-BBM dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Dari pengalaman tersebut, ia menilai cara tersebut memberikan pengalaman yang berbeda sekaligus terasa lebih hemat.
Namun, aksi tersebut juga memunculkan kritik dari sejumlah warganet dan pemerhati kesejahteraan satwa yang mempertanyakan keamanan kuda ketika berjalan di atas jalan beraspal.
Jelaskan Langkah Perlindungan untuk Kuda
Menjawab berbagai kekhawatiran tersebut, Saaih mengakui bahwa permukaan jalan raya yang keras memang bukan kondisi ideal bagi kuda untuk berjalan dalam waktu lama.
Karena itu, sebelum melakukan aktivitas tersebut, ia mengaku telah memberikan perlindungan tambahan pada kaki kudanya.
"Saya memahami bahwa berjalan di atas aspal bukan kondisi yang ideal bagi kuda. Karena itu, sebelum digunakan, kuda telah dipasangi sepatu khusus dengan bantalan yang lebih empuk untuk membantu mengurangi benturan saat melintas di jalan," jelas Saaih dalam klarifikasinya.
Menurutnya, penggunaan pelindung tersebut merupakan salah satu upaya agar kondisi kaki kuda tetap terjaga selama menjalani aktivitas.
Masih Melakukan Evaluasi
Saaih juga menegaskan bahwa aksi tersebut bukan berarti akan langsung dijadikan kebiasaan sehari-hari.
Baca Juga: Kriteria Penerima Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 2026, Cek Status Lewat Aplikasi Cek Bansos
Ia mengatakan masih akan melakukan pengamatan dan evaluasi lebih lanjut guna memastikan apakah perlengkapan yang digunakan benar-benar aman dan tidak memberikan dampak negatif terhadap kesehatan kuda dalam jangka panjang.
Melalui proses tersebut, Saaih Halilintar ingin memastikan bahwa aspek kesejahteraan hewan tetap menjadi perhatian utama sebelum melakukan eksperimen serupa di masa mendatang.
Aksi unik Saaih Halilintar memang berhasil menarik perhatian publik. Namun di balik viralnya konten tersebut, diskusi mengenai keselamatan satwa dan penggunaan hewan sebagai moda transportasi di ruang publik menjadi isu yang turut mendapat sorotan dari masyarakat. (Dimas/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin