RADAR BOGOR - Ruben Onsu mualaf secara diam-diam, dan hanya satu orang yang tahu ke mana ia pergi salat saat itu, Lesti Kejora. Pengakuan ini ia sampaikan sendiri sebagai momen yang paling tidak pernah ia lupakan dalam hidupnya.
"Salah satu hal yang enggak pernah gua lupa itu waktu pertama kali aku masuk Islam. Emang enggak banyak yang tahu, pas malam takbir Lesti tahu gua salat di mana," ujar Ruben Onsu.
Pernyataan itu menegaskan betapa personalnya proses Ruben Onsu masuk Islam. Ia sengaja menutup rapat informasi tersebut dari publik sejak malam takbiran. Tujuannya sederhana, yaitu menjaga kekhusyukan momen sakral tersebut.
Baca Juga: Minola Sebayang Bantah Ruben Onsu Sering Marah-marah Bikin Anak Takut: Faktanya
Ruben Onsu Merahasiakan Proses Mualafnya
Ruben Onsu memilih tidak mempublikasikan proses mualafnya karena ingin lebih fokus beribadah. Ia menghindari sorotan media agar prosesnya tetap khusyuk tanpa gangguan dari luar.
"Ketika media belum tahu, gua emang enggak publish ke mana pun maunya lebih khusyuk/fokus. Lesti dukung penuh untuk enggak nge-publish," kata Ruben Onsu.
Dukungan itu lantas terkonfirmasi lewat pernyataan Lesti Kejora sendiri. Menurutnya, momen mualaf Ruben harus berlangsung tenang tanpa tekanan publikasi apa pun.
Baca Juga: Minola Sebayang Buka Suara Soal Debt Collector dan Tunggakan Mobil Ruben Onsu
"Iya, dijaga itu biarkan aja. Momennya harus khusyuk sendiri, masyaallah," ungkap Lesti Kejora.
Melalui kalimat itu, Lesti menunjukkan bahwa ia memahami betul kebutuhan Ruben akan ruang privat. Ia pun memilih tidak mendorong Ruben tampil ke publik lebih cepat dari yang diinginkan.
Momen Haru di Mushala Bersama Sang Manajer
Selain dukungan Lesti, proses mualaf Ruben Onsu juga diwarnai momen emosional bersama Neneng, manajernya sendiri. Ruben tanpa sengaja melihat manajernya menitikkan air mata saat itu.
Baca Juga: Minola Sebayang Klarifikasi Isu Sering Preskon, Ajak Ruben Onsu dan Sarwendah Masuk Saat Teduh
"Pas wudhu diajarin wudhu, pas masuk mushala gua ngelirik Neneng udah nangis," cerita Ruben Onsu.
Momen sesederhana belajar wudu hingga langkah pertama masuk musala ternyata menyentuh orang-orang di sekitarnya, bukan hanya Ruben sendiri.
Dengan begitu, perjalanan Ruben Onsu mualaf menjadi kisah yang melibatkan kepercayaan, dukungan tanpa syarat, dan kehangatan dari orang-orang terdekat.***
Sumber : youtube just ruben