RADAR BOGOR - Kesehatan gigi dan penyakit jantung memiliki hubungan langsung yang dibuktikan secara medis. Bakteri penyebab gingivitis di mulut dapat menembus pembuluh darah, menyebar ke seluruh tubuh, lalu memicu peradangan katup jantung hingga berujung pada rheumatic heart disease (RHD).
Fakta ini diungkap langsung oleh dr. Tirta Mandira Hudhi, dokter sekaligus entrepreneur yang dikenal luas lewat kontennya soal kesehatan.
"Fakta, itu fakta," tegas dr Tirta membuka penjelasannya.
Baca Juga: Minola Sebayang Bantah Ruben Onsu Sering Marah-marah Bikin Anak Takut: Faktanya
Satu kalimat pendek itu langsung mematahkan anggapan bahwa urusan gigi dan jantung adalah dua hal yang jauh berbeda.
Kenapa Mulut Jadi Titik Awal Masalah Jantung?
Jawabannya sederhana, mulut adalah gerbang pertama tubuh berinteraksi dengan dunia luar. Setiap suapan makanan, tegukan minuman, bahkan embusan napas melewati rongga mulut lebih dulu. Kondisi ini membuat mulut jadi rumah bagi jutaan mikroorganisme setiap harinya.
"Mulut ini kan tempat pertama kali makanan masuk dan banyak banget mikroorganisme di dalam gigi dan mulut," papar dr Tirta.
Baca Juga: Minola Sebayang Buka Suara Soal Debt Collector dan Tunggakan Mobil Ruben Onsu
Akibatnya, mulut yang tidak dirawat dengan baik berubah jadi ladang subur bakteri berbahaya.
Apa Itu Gingivitis dan Kenapa Berbahaya?
Gingivitis adalah peradangan gusi akibat penumpukan plak bakteri yang tidak dibersihkan. Kondisi ini sering muncul tanpa rasa sakit, sehingga banyak orang mengabaikannya begitu saja. Padahal, gingivitis adalah pintu masuk menuju masalah kesehatan yang jauh lebih besar.
Berikut tahapan bahaya gingivitis jika dibiarkan:
- Plak menumpuk di garis gusi akibat sisa makanan dan bakteri.
- Gusi meradang dan mudah berdarah, terutama saat menyikat gigi.
- Bakteri menembus jaringan gusi yang kaya pembuluh darah kapiler.
- Infeksi menyebar ke aliran darah jika tidak segera ditangani.
Baca Juga: Ruben Onsu dan Catherine Wilson Dijodohkan Netizen, Begini Respons Sang Aktris
Bagaimana Bakteri Gigi Bisa Sampai ke Jantung?
Area gusi, khususnya di sekitar rahang atas dan bawah, dipenuhi pembuluh darah kapiler yang sangat rapat. Struktur inilah yang membuat gusi rentan menjadi jalur masuk bakteri ke sistem peredaran darah.
"Kadang-kadang bakterinya ini itu bisa masuk ke pembuluh darah kapiler dan kalau tidak ditangani dengan baik menyebabkan infeksi sistemik dan kronis," jelas dr Tirta.
Dengan kata lain, infeksi kecil di gusi bisa berubah jadi masalah besar begitu bakteri berhasil menyusup ke aliran darah. Selanjutnya, bakteri ini bisa singgah di berbagai organ tubuh, termasuk jantung.
Baca Juga: AFC dan US Soccer Dukung UEFA, Desak FIFA Tinjau Ulang Tata Kelola
Apa Itu Rheumatic Heart Disease (RHD)?
Rheumatic heart disease atau penyakit jantung rematik adalah kerusakan permanen pada katup jantung akibat peradangan kronis. Kondisi ini menjadi titik puncak dari rangkaian infeksi yang bermula dari gingivitis di mulut.
"Bakteri-bakteri tersebut bisa menyebabkan peradangan pada katup jantung yang akhirnya menyebabkan jadi fibrosis dan akhirnya menjadi RHD atau rheumatic heart disease," ungkap dr Tirta.
Fibrosis pada katup jantung bersifat permanen dan bisa mengganggu fungsi jantung secara keseluruhan. Oleh karena itu, mencegah infeksi sejak dari mulut jauh lebih mudah ketimbang mengobati kerusakan katup jantung di kemudian hari.***
Sumber : Youtube Tirta PengPengPeng