RADAR BOGOR – Momen peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 menjadi pengalaman istimewa bagi Band Wali. Untuk pertama kalinya, grup musik tersebut mendapat kesempatan tampil di panggung Istana Merdeka, Jakarta.
Namun, penampilan Wali di Istana Merdeka kali ini tidak hanya mencuri perhatian karena lokasi panggungnya. Seluruh personel tampil mengenakan busana dan kain adat khas Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pilihan busana adat tersebut menjadi simbol empati dan solidaritas Wali kepada masyarakat NTT yang tengah menghadapi bencana alam.
Baca Juga: Gunung Papandayan, Destinasi Pendakian Ramah Pemula dengan Panorama Cantik di Garut
Melalui akun Instagram resminya, manajemen Wali membagikan sejumlah foto para personel saat berada di Istana Merdeka.
Mereka terlihat kompak mengenakan pakaian adat NTT lengkap dengan penutup kepala khas daerah tersebut.
Bagi Wali, tampil di Istana Merdeka pada momentum Hari Kemerdekaan merupakan salah satu pengalaman paling berkesan sepanjang perjalanan karier mereka.
Baca Juga: Gunung Papandayan, Destinasi Pendakian Ramah Pemula dengan Panorama Cantik di Garut
Kesempatan tersebut juga dimaknai bukan sekadar sebagai pertunjukan musik, tetapi sebagai momen untuk menyampaikan pesan persatuan dan kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“17 Agustus 2026 menjadi salah satu momen bersejarah untuk Wali. Untuk pertama kalinya, kami mendapat kesempatan berdiri di panggung Istana Merdeka dan ikut memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81,” tulis manajemen Wali.
Wali juga mengungkapkan rasa syukur karena dapat tampil di tempat yang memiliki nilai sejarah bagi bangsa Indonesia.
Baca Juga: 10 Transaksi Terpantau! Begini Pergerakan Bansos BPNT Tahap 3 Hari Ini
Menurut mereka, kesempatan tersebut menjadi kehormatan tersendiri sekaligus bagian dari perjalanan panjang Wali di dunia musik.
Penampilan dengan busana adat NTT pun mendapat respons positif dari warganet. Banyak yang mengapresiasi langkah Wali membawa pesan solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat NTT melalui panggung perayaan kemerdekaan.
Aksi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa panggung hiburan dapat menjadi ruang untuk menyampaikan pesan kemanusiaan dan memperkuat semangat persatuan di tengah masyarakat.(Saniah/Tazkia)
Editor : Rani Puspitasari Sinaga