BOGOR-RADAR BOGOR, Jika bosan wisata ke Puncak, kamu bisa menjajal surga tersembunyi di Caringin Bogor, bernama Rumah Lembah. Di lokasi wisata Rumah Lembah ini menyimpan panorama alam yang indah.
Lokasinya berada di Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tepat di kaki Gunung Pangrango berdiri Rumah Lembah, yakni wisma peristirahatan yang begitu menenangkan.
Vila berkonsep joglo ini menyimpan berbagai keistimewaan yang sulit ditemukan di tempat lain. Berdiam di Rumah Lembah seakan membuat kamu tengah berada di daerah Ubud, Bali sekaligus Jawa Tengah.
Baca Juga: Wisata Telaga Malimping, Daya Terik dan Fasilitasnya
Rumah Lembah ini mengangkat konsep perpaduan lahan persawahan yang terhampar, dan otentiknya pondok-pondok joglo betul-betul mengingatkan pada kedua wilayah itu.
Sekira 800 meter dari bangunan vila terdapat air terjun yang tak kalah menakjubkan. Untuk sampai ke sana, pengunjung mesti berjalan kaki di tengah medan yang cukup menantang.
Melewati medan bebatuan dan beberapa kali menyebrangi sungai dangkal. Namun air yang segar di tengah hutan yang rindang, siap menyapa para pelancong di ujung jalan.
Harga tiket masuk (HTM) sangat murah hanya Rp 6 ribu di hari biasa dan Rp 8 ribu pada hari libur. Kamu dapat tinggal di tempat bernuansa sejuk, tenang, dan menyatu dengan alam.
Bermalam di Rumah Lembah ini, kamu bisa menikmati panorama hijau persawahan, ketenangan pegunungan, diiringi gemericik air sungai seakan melepas kepenatan hiruk pikuk kehidupan kota.
Letaknya yang cukup jauh dari permukiman warga membuat lingkungan Rumah Lembah begitu tenang dan asri. Di sini, kamu bisa menikmati keindahan hamparan sawah yang begitu hijau.
Di kawasan Rumah Lembah terdapat 6 pondokan yang bisa ditinggali para wisatawan. Ukurannya beragam dan letaknya terpisah. Pondok satu dengan yang lain dihubungkan dengan jalan yang sisi kanan dan kirinya terdapat kolam ikan koi.
Rumah Lembah juga dihiasi dengan taman berbagai jenis bunga anggrek dan bunga matahari, sehingga membuat suasana semakin sejuk. Vila ini juga memiliki semacam pojok baca berisi buku-buku koleksi sang empunya.
Sungai kecil di pinggir vila, juga bisa digunakan untuk berenang atau sekadar main air. Ini membuat penghuninya banyak pilihan quality time bersama keluarga.
Sekira 800 meter dari bangunan vila terdapat air terjun yang tak kalah menakjubkan. Untuk sampai ke sana, pengunjung mesti berjalan kaki di tengah medan yang cukup menantang. Melewati medan bebatuan dan beberapa kali menyebrangi sungai dangkal.
Namun air yang segar di tengah hutan yang rindang, siap menyapa para pelancong di ujung jalan. Fasilitas penunjang untuk para pengunjung juga sudah cukup lengkap. (***)
Editor : Administrator