CIANJUR-RADAR BOGOR, Satu lagi destinasi wisata alam yang sayang dilewatkan ketika jalan-jalan ke Cianjur, yakni Curug Ciastana. Selama ini, Cianjur menang dikenal memiliki banyak wisata alam yang menakjubkan.
Curug Ciastana adalah sebuah air terjun yang menawan. Tinggi air terjun ini mencapai sekitar 50 meter, dan airnya mengalir deras, membentuk tirai alami yang memukau.
Di bawah air terjun utama, terdapat pula serangkaian air terjun kecil yang menambah pesona Curug Ciastana. Air terjun ini terletak di Kmapung Sinarmuda atau Pasir Kadu, Desa Bojongkasih, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Baca Juga: Karang Potong Ocean View, Destinasi Wisata dengan 25 Spot Foto Instagramable yang Menakjubkan
Perjalanan menuju Curug Ciastana dari pusat Kota Cianjur memakan waktu sekitar 2 hingga 3 jam. Salah satu rute yang bisa diambil, yakni melalui Warung Kondang, lalu mengarah ke Cibeber dan setelahnya menuju Campaka.
Setelah itu, lanjutkan perjalanan menuju Sukanagara, kemudian Pasirnangka, dan selanjutnya Sukasari sebelum akhirnya sampai di Purut. Jalur ini lebih cocok dilewati dengan sepeda motor karena kondisi jalannya masih alami.
Di sini, kamu akan disuguhkan permukaan tanah yang kadang berombak. Jalanannya yang sempit hanya memungkinkan satu mobil untuk melaluinya. Setelah parkir kendaraan, perjalananmu belum mencapai akhirnya.
Baca Juga: HTM Cuma Rp 35 Ribu, Gak Perlu Ribet Tracking Jauh dan Lokasinya Dekat Banyak Tempat Wisata
Kamu masih harus melanjutkan perjalanan dengan melakukan trekking, melangkah melalui jalan yang tertutup rimbunnya pepohonan. Trekking yang kamu jalani akan membawamu melalui turunan bukit yang curam.
Jalan hanya terbentuk dari alamiahnya berupa tangga-tangga dari tanah dan batu. Rute trekking ini memiliki panjang sekitar 900 meter, melewati hutan yang lebat dengan pohon-pohon rindang.
Kamu juga bakal melihat area pesawahan, dan melintasi jembatan bambu yang sederhana. Selama perjalanan menuju Curug Ciastana, tak jarang kamu akan berjumpa dengan monyet-monyet liar.
Monyet-monyet ini melompat-lompat dari satu pohon ke pohon lainnya, menambah kesan alami. Meskipun trekking ini memakan tenaga, semua usaha terbayarkan ketika akhirnya kamu tiba di Curug Ciastana.
Keindahan Curug Ciastana yang menawan dan hawa sejuk di sekitarnya mampu menghilangkan rasa kelelahan yang mungkin telah kamu rasakan selama perjalanan.
Curug Ciastana beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Harga tiket masuk (HTM) Curug Ciastana untuk penduduk lokal Rp 3.000 dan tiket untuk pengunjung umum Rp 5.000.
Air Terjun Ciastana memiliki dua dasar yang menyerupai kolam alami. Kolam yang terletak di bawah air terjun utama memiliki kedalaman sekitar 5 meter, namun sangat tidak disarankan untuk berenang di area ini.
Sementara itu, kolam kedua memiliki kedalaman maksimal sekitar 2 meter. Di kolam ini, para wisatawan dapat dengan bebas bermain air dan berenang.
Jalur menuju Curug Ciastana juga cocok untuk edukasi dan pengajaran kepada anak-anak. Walaupun dengan tantangan alam, tempat ini tetap aman untuk dinikmati seluruh anggota keluarga.
Pengunjung juga diberi kesempatan untuk mendirikan tenda dan berkemah, benar-benar menyatu dengan alam sekitar. Meskipun mengharuskan pengorbanan dan usaha tak ringan, Curug Ciastana tetap menjadi tujuan bagi para wisatawan yang datang dari berbagai daerah.(***)
Editor : Administrator