RADAR BOGOR, Selama ini Kota Bogor, hanya dikenal memiliki destinasi wisata Kebun Raya Bogor (KRB). Padagal, Kota Bogor memiliki beberapa destinasi wisata seperti Kampung Wisata Babakan Pasar.
Desa Wisata Babakan Pasar ini berada di Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.
Kelurahan Babakan Pasar ini memiliki dua kampung wisata yaitu Kampung Etnik Pulo Geulis dan Kampung Labirin.
Desa Wisata Babakan Pasar ini masing-masing terdiri dari 5 RT dan 3 RT yang semua memiliki potensi wisata dibidang budaya dan pendidikan.
Kampung Etnik Pulo Geulis, memiliki culture tourism dalam kebudayan toleransi beragama dan warisan budaya.
Ini dibuktikan dengan adanya klenteng tertua Phan Ko Bio dan batu petilasan peninggalan Prabu Siliwangi dari Kerajaan Padjajaran.
Kampung Labirin, merupakan wisata urban tourism yang di dalamnya terdapat berbagai macam atraksi yang ditampilkan pemuda pemudi Kampung Labirin.
Selain itu, Kampung Labirin juga menyuguhkan sensasi terjebak di pemukiman warga padat penduduk.
Di sini juga terdapat berbagai macam permainan tradisonal seperti Congklak, Enggrang Batok Kelapa, Ular Tangga, HolaHop.
Kalau kamu jalan jalan-jalan ke Kota Bogor, maka belum lengkap rasanya kalau belum menjajal Desa Wisata Babakan Pasar. Sebab, tempat tujuan wisata ini memiliki nilai edukasi dan sejarah.
Kamu bisa menjajal keindahan Kampung Pulo Geulis, sebuah kampung yang berada di tengah dan membelah Sungai Ciliwung. Sehingga jika dilihat seperti sebuah pulau berada di atas sungai.
Nama Kampung Pulo Geulis sendiri diambil dari Bahasa Sunda, yaitu pulo yang berarti pulau dan geulis berarti cantik. Jadi Kampung Pulo Geulis ini bisa diartikan Kampung Pulau Cantik.
Untuk menuju Kampung Pulo Geulis, kamu bisa masuk melalui Jalan Riau, dan harus menyeberang jembatan di atas Sungai Ciliwung.
Akses ke Kampung Pulo Geulis, hanya bisa dilalui pejalan kaki dan pengendara motor. Kampung Pulo Geulis dihuni lebih dari dua ribu penduduk dengan luas 3,5 hectare.
Makanya tidak heran kalau Kampung Pulo Geulis ini terasa padat dan rapat. Penduduknya sendiri terdiri dari berbagai macam suku.
Secara umum penghuni kampung wisata ini didominasi orang Sunda dan Tionghoa. Dari situ, kampung ini kemudian dikembangkan menjadi Kampung Wisata Etnik Pulo Geulis.
Kelebihan kampung ini, yakni terdapat situs peninggalan sejarah yaitu Klenteng Phanko Bio, tempat bersembahyang warga keturunan Tionghoa.
Klenteng Phanko Bio terbuka untuk umum sebagai tempat wisata sejarah. Kuil Phanko Bio sendiri mulai tercatat sejak 1703, setelah ditemukan seorang gubernur jendral Belanda yang sedang mengontrol situasi Kota Bogor.
Hingga kini, Kelurahan Babakan Pasar sudah menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Bogor. Kampung Wisata ini terpusat di Kampung Etnik Pulo Geulis dan Kampung Labirin.(***)
Editor : Alpin.