RADAR BOGOR, Desa Wisata Tugu Utara, menjadi salah satu deretan desa wisata paling banyak dikunjungi wisatawan. Ada banyak destinasi pilihan di desa wisata ujung selatan Kabupaten Bogor itu.
Jalan menuju Desa Wisata Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, masih bebatuan dan tanah merah. Bagi yang melintas jalan menuju Desa Wisata Tugu Utar, harus siapkan fisik dan mental.
Pastikan juga kendaraan dalam kondisi prima jika ingin healing ke Desa Wisata Tugu Utara, terutama pada bagian kaki-kaki. Tekanan ban motor juga dijaga, jangan terlalu lembek atau kurang. Bisa benjol.
Terlalu keras juga jangan, karena bisa bikin pinggang sakit. Mesin sudah pasti juga harus sehat. Mesin mogokan, jangan memaksakan. Mesin motor mati di tengah jalan, bikin repot sendiri.
Namun jangan khawatir, meksi jalannya masih bebatuan, udara dan mata dimanjakan dengan pemandangan di kiri kanan jalan menuju Desa Wisata Tugu Utara.
Sebab, kanan-kiri jalan pohon teh berjejer rapih. Jadi, tak begitu membosankan. Jalan berbatu itu merupakan akses wisatawan menuju Telaga Saat, yang merupakan destinasi andalan Desa Wisata Tugu Utara.
Sampai saat ini, jalan itu menjadi akses satu-satunya menuju destinasi wisata yang dikelola pemerintah Desa Wisata Tugu Utara.
Meski aksesnya memerlukan perjuangan, semua akan terbayar saat tiba di Telaga Saat. Mata akan dimanjakan dengan bentangan kebun teh hingga tanaman tropis yang mengelilingi Telaga Saat.
Untuk menuju Telaga Saat, sebenarnyatidaklah terlalu sulit. Buka google map, gunakan gawai, kamu akan menemukan berbagai rute menuju 0 kilometer Sungai Ciliwung itu.
Ada beberapa rute yang bisa dilalui. Bagi yang tinggal di sekitaran Kota Bogor, cukup ambil rute ke arah kebun teh Puncak. Jalanya mulus dan lebar.
Namun, yang bikin sedikit malas adalah macet di Jalur Puncak yang terjadi setiap akhir pekan dan libur panjang.
Maka tidak heran, wisatawan yang datang ke Telaga Saat memilih hari biasa untuk berlibur ke sana ketimbang akhir pekan atau libur panjang.
"Jadi, kalau akhir pekan itu gak terlalu signifikan peningkatan kunjungan. Justru banyak di hari biasa atau weekday," kata Darwin, Wakil Ketua Desa Wisata Tugu Utara, kepada Radar Bogor, Jumat (10/5/2024).
Darwin memaparkan, di weekday kunjungan wisatawan ke Telaga Saat bisa mencapai 200 orang. Untuk weekend, tak berbeda jauh. Kecuali saat libur panjang dan cuaca bagus, kunjungan bisa mencapai 500 orang.
"Jadi kalau akhir pekan itu, tergantung cuaca dan pastinya kemacetan di puncak. Makanya banyaknya kunjungan wisatawan di weekday," tuturnya. (***)
Editor : Alpin.